Tawuran di Pantura Brebes 1 Meninggal, Keluarga Korban Desak Pelaku Ditangkap

Keluarga korban tawuran di Brebes desak polisi segera tangkap pelaku. Satu remaja tewas, dua luka, autopsi dilakukan di RSUD Brebes.
BREBES, puskapik.com – Keluarga korban tewas akibat aksi tawuran yang terjadi di Jalur Pantura Tanjung-Losari, Kabupaten Brebes, mendesak pihak berwajib untuk segera menangkap para pelaku. Tawuran antar kelompok remaja pada Minggu (17/5/2026) dini hari itu, menyebabkan satu orang meninggal dunia, dan dua lainnya luka serius.
Keluarga korban meninggal dunia pada Senin (18/5/2026) nampak menunggu proses autopsi yang dilakukan tim Dokkes Polda Jawa Tengah di ruang jenazah RSUD Brebes.
Paman korban, Zainal Arifin mengaku, keluarga berharap kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus tersebut. Pihaknya meminta para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Baca Juga: Remaja Meninggal dan 2 Luka Luka, Diduga Akibat Tawuran di Pantura Brebes
“Harapan kami pihak keluarga, para pelaku bisa segera ditangkap sebagai bentuk efek jera agar kasus seperti ini tidak kembali terjadi di Brebes,” katanya.
Dia mengatakan, aksi tawuran yang melibatkan remaja sudah sangat meresahkan masyarakat. Itu karena kerap berujung korban luka hingga meninggal dunia.
Pihaknya juga berharap ada perhatian serius dari semua pihak. Baik baik aparat, sekolah maupun orang tua agar pengawasan terhadap pergaulan remaja lebih diperketat.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Jateng Sudah 794 Kali Digelar Warga Antusias Serbu Harga Terjangkau
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi tawuran antar kelompok remaja di Kabupaten Brebes memakan korban jiwa.
Seorang pelajar SMK berinisial UH (16), warga Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, meninggal dunia usai terlibat bentrokan di jalur Pantura Brebes, Minggu dini hari, 17 Mei sekitar pukul 03.00 WIB.
Selain itum dua korban lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Yakni, IS (20), warga Kecamatan Tanjung, hingga Minggu malam dilaporkan belum sadarkan diri dan menjalani perawatan intensif di RS Mutiara Bunda. Kemudian, MF (19), warga Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, mengalami luka akibat senjata tajam di bagian punggung dan kini dirawat di IGD RSUD Brebes.


