Bupati Brebes Salurkan Bantuan Rp 2,4 Miliar untuk Korban Tanah Gerak Sirampog dan Banjir Bumiayu

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyalurkan bantuan Rp2,465 miliar kepada korban tanah gerak di Sirampog dan banjir bandang di Bumiayu, Kabupaten Brebes.
BREBES, puskapik.com - Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menyalurkan bantuan dari Gubernur Jawa Tengah senilai Rp 2,465 miliar kepada warga terdampak bencana tanah gerak di Sirampog dan banjir bandang di Bumiayu.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Kantor Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Jumat, 5 Juni 2026.
Bantuan tersebut dibagi untuk dua wilayah terdampak. Sebanyak 143 warga korban tanah gerak di Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, mendapat alokasi Rp 2,145 miliar.
Baca Juga: Jawa Tengah Jadi Pelopor Pendidikan Koperasi di Sekolah, Jangkau 6,38 Juta Siswa
Sementara 28 warga terdampak banjir bandang di Bumiayu menerima Rp 320 juta.
Besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah. Warga yang rumahnya roboh menerima Rp 15 juta, sementara kategori rusak berat mendapat Rp 10 juta.
Dana tersebut diharapkan segera dimanfaatkan untuk memperbaiki atau membangun kembali rumah agar layak huni.
Baca Juga: Protes Jalan Rusak di Karangsambung Losari Brebes, Warga Pasang Spanduk dan Tanam Pohon Pisang
Bupati Paramitha menegaskan, khusus untuk warga Sirampog, bantuan itu diperuntukkan untuk pembelian lahan sebagai lokasi pembangunan rumah baru.
Ia pun secara langsung meminta aparat desa dan kecamatan untuk mengawal penggunaannya.
"Jangan digunakan untuk yang lain. Itu untuk membantu membeli tanah untuk dibangun rumah baru pengganti rumah yang rusak akibat bencana. Pak Kades, Pak Camat tolong diawasi," tegasnya.
Selain bantuan yang sudah tersalurkan, bupati mengaku terus berupaya menggali dukungan dari berbagai pihak.
Ia menyebut telah berkomunikasi dengan Pertamina agar dana CSR perusahaan itu bisa dialokasikan untuk membantu warga terdampak bencana di Sirampog dan Bumiayu.
Kepala Desa Sridadi, Sudiryo, memastikan dana itu akan langsung dimanfaatkan untuk membiayai lahan relokasi.
"Sudah ada lahan relokasi di Sanganjaya Desa Manggis. Luasnya lebih kurang 1,2 hektare," ujarnya.


