Harga Bahan Pokok di Pasar Pagi Tegal Mulai Stabil, Cabai Rawit Merah Masih Mahal

Hari ke-12 Ramadan, harga sembako di Pasar Pagi Tegal mulai stabil. Cabai rawit merah masih tinggi Rp85–90 ribu per kg, komoditas lain cenderung turun.
TEGAL, puskapik.com - Memasuki hari ke-12 Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Pagi Tegal terpantau relatif stabil setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan.
Beberapa komoditas seperti cabai, bawang, hingga sayuran kini mulai menunjukkan penurunan harga meskipun belum sepenuhnya kembali normal. Pedagang menyebut fluktuasi harga masih terjadi, namun kondisi pasar saat ini cenderung lebih terkendali dibanding awal Ramadan.
Triya, seorang penjual sayur di Pasar Pagi Tegal, mengatakan harga cabai rawit merah atau yang dikenal sebagai “cabai galak” masih menjadi komoditas paling mahal.
Baca Juga: Zulkifli Hasan Tantang Pelajar Pemalang Bahas Isu Pangan, Hadiahi Tablet
Sebelumnya harga cabai rawit merah sempat menembus Rp100 ribu per kilogram, namun kini turun menjadi sekitar Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram. “Tadinya cabai rawit merah sampai Rp100 ribu, sekarang turun sedikit jadi Rp90 ribu sampai Rp85 ribu,” ujar Triya.
Sementara itu, harga cabai keriting mengalami penurunan yang cukup signifikan. Jika sebelumnya mencapai Rp60 ribu per kilogram, kini berada di kisaran Rp40 ribu.
Untuk bawang putih dan bawang merah, harga dinilai masih dalam kondisi standar tanpa kenaikan berarti. Bawang merah yang sempat menyentuh Rp60 ribu di awal Ramadan kini kembali normal di harga sekitar Rp50 ribu per kilogram. Adapun tomat juga tetap stabil di kisaran Rp12 ribu per kilogram.
Baca Juga: PKL Mengadu ke DPRD Kabupaten Tegal, City Walk Slawi Minta Dibuka Untuk Pedagang
Dari sisi ketersediaan barang, Triya menyebut stok relatif aman meski beberapa komoditas sempat mengalami lonjakan harga akibat pasokan terbatas.
Cabai hijau misalnya, sebelumnya dijual Rp22 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram, namun kini turun drastis menjadi sekitar Rp10 ribu. Tingkat pembeli pun dinilai tidak menentu. “Pembeli nggak bisa diprediksi, kemarin hari Minggu ramai, tapi hari Senin biasa saja,” katanya.


