1.453 Calon Jemaah Haji Kendal Mulai Urus Paspor untuk Keberangkatan 2027

Senin, 5 Oktober 2026 | 12.18 WIB
Proses pembuatan paspor di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kendal untuk Calhaj 2027. (edhot)
Proses pembuatan paspor di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kendal untuk Calhaj 2027. (edhot)

Sebanyak 1.453 calon jemaah haji Kendal dipersiapkan untuk berangkat 2027. Pembuatan paspor dilakukan secara kolektif untuk memudahkan persiapan administrasi.

KENDAL, puskapik.com – Persiapan keberangkatan ibadah haji 2027 mulai dilakukan calon jemaah haji asal Kabupaten Kendal. Sebanyak 1.453 calon jemaah diperkirakan akan berangkat pada musim haji tahun depan dan kini mulai menjalani tahapan pembuatan paspor.

Pembuatan paspor dilakukan secara kolektif di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kendal. Pelayanan berlangsung sejak Jumat hingga Senin 5 oktobr 2026 untuk memudahkan calon jemaah dalam menyiapkan dokumen perjalanan.

Pembuatan paspor secara kolektif ini ditargetkan melayani sekitar 250 calon jemaah setiap hari. Namun, dalam pelaksanaannya, sejumlah calon jemaah harus menunda proses karena ditemukan perbedaan data nama antara formulir pendaftaran dengan kartu tanda penduduk atau KTP.

Baca Juga: [Editorial] Darurat Bullying di Pemalang, Evaluasi Total Tanggung Jawab Institusi Pendidikan

Perbedaan data tersebut harus diperbaiki terlebih dahulu melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kendal.

Dari target 250 orang per hari, sebanyak sekitar 242 calon jemaah berhasil menyelesaikan proses pembuatan paspor.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kendal, Muhammad Zaini Kyai Demak, mengatakan pelayanan kolektif dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada calon jemaah sekaligus mempercepat kesiapan administrasi keberangkatan.

Baca Juga: Sekolah Korban Perundungan di Pemalang Digeruduk Ratusan Wali Murid

“Pembuatan paspor ini kita lakukan secara kolektif untuk memudahkan calon jemaah. Jadi mereka tidak perlu datang dan mengurus sendiri ke kantor imigrasi. Namun, kalau ada data yang tidak sesuai, terutama nama antara dokumen pendaftaran dengan KTP, harus diperbaiki terlebih dahulu.”

Setelah tahapan pembuatan paspor selesai, calon jemaah masih harus menunggu hasil istitaah kesehatan. Hasil pemeriksaan tersebut dijadwalkan keluar pada pekan ini.

Calon jemaah yang dinyatakan memenuhi syarat istitaah kesehatan diminta tetap menjaga kondisi tubuh dan mengatur pola makan. Sebab, masih terdapat pemeriksaan kesehatan tahap akhir yang akan dilakukan saat berada di embarkasi.

Zaini menambahkan, kesiapan kesehatan menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan calon jemaah selain kelengkapan administrasi.

“Setelah paspor selesai, calon jemaah menunggu hasil istitaah kesehatan yang insyaallah keluar pekan ini. Bagi yang dinyatakan lolos, kami minta tetap menjaga kesehatan, menjaga pola makan, karena nanti masih ada pemeriksaan kesehatan akhir di embarkasi.”

Sementara itu, calon jemaah haji asal Weleri, Suwaryo, mengaku terbantu dengan pelayanan pembuatan paspor secara kolektif tersebut.

Menurutnya, sistem pelayanan tersebut membuat calon jemaah tidak perlu mengurus dokumen perjalanan secara mandiri dan dapat lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan ibadah haji.

“Pelayanan pembuatan paspor secara kolektif ini sangat membantu kami sebagai calon jemaah haji. Jadi persiapan dokumen perjalanan untuk keberangkatan haji 2027 menjadi lebih mudah dan tidak perlu mengurus sendiri.”

Dengan selesainya proses pembuatan paspor, calon jemaah selanjutnya akan mengikuti tahapan persiapan lainnya, termasuk memastikan kelayakan kesehatan hingga pemeriksaan akhir menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Artikel Terkait