6 Juta Wisatawan Diprediksi Bakal Serbu Destinasi Jateng Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 17.51

Jateng siap sambut 6 juta wisatawan Lebaran 2026, tingkatkan layanan, keamanan, dan fasilitas di destinasi populer & desa wisata.

SEMARANG, puskapik.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memprediksi lonjakan besar wisatawan saat libur Lebaran 2026, dengan sekitar 6 juta orang diperkirakan memadati berbagai destinasi wisata dan hiburan di Jawa Tengah.

Antisipasi pun dilakukan dengan memperketat pengamanan, meningkatkan layanan, serta memastikan kesiapan fasilitas di seluruh objek wisata.

Lonjakan wisatawan tersebut tak lepas dari tingginya arus mudik tahun ini. Diperkirakan sekitar 17,3 juta orang kembali ke kampung halaman di Jawa Tengah, dan sebagian besar memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk berwisata bersama keluarga.

Baca Juga: Plt. Bupati Sukirman Bersama Forkopimda Pantau Posko Mudik, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Pemudik

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, Hanung Triyono, mengatakan, jumlah tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi sektor pariwisata daerah.

“Sekitar 6 juta orang akan berwisata. Ini angka yang besar, sehingga kenyamanan dan keamanan harus benar-benar dipastikan,” ujar Hanung, Rabu (18/3/2026).

Pemprov Jateng telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, pengelola destinasi, hingga instansi terkait. Fokus utama diarahkan pada kesiapan fasilitas, sistem pengamanan, serta pelayanan bagi wisatawan.

Sejumlah destinasi diprediksi menjadi magnet utama selama libur Lebaran. Di kawasan Solo Raya, wisatawan diperkirakan memadati Tawangmangu di Karanganyar, Masjid Sheikh Zayed di Surakarta, serta Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri.

Selain itu, kawasan Dieng di Wonosobo juga diperkirakan ramai, terutama dengan adanya atraksi balon udara yang menjadi daya tarik khas saat Lebaran. Destinasi religi di Demak dan Kudus pun diprediksi dipadati peziarah.

Sementara itu, kawasan wisata pantai di selatan Jawa Tengah seperti Kebumen, Purworejo, dan Wonogiri mendapat perhatian khusus. Kondisi cuaca yang berpotensi hujan dan angin kencang menjadi faktor yang diantisipasi demi keselamatan pengunjung.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait