Anak Panti dan Komunitas Difabel: “Ini Pertama Kali Kami Diundang Lebaran Bersama Pak Gubernur”

Sabtu, 21 Maret 2026 | 17.21
puskapik

Anak panti dan difabel di Jateng untuk pertama kali Lebaran bersama Gubernur Ahmad Luthfi. Momen ini jadi pengalaman berharga, penuh haru dan harapan.

SEMARANG, puskapik.com - Lebaran 2026 menjadi momen tak terlupakan bagi puluhan anak panti asuhan dan penyandang disabilitas di Jawa Tengah. Untuk pertama kalinya, mereka merasakan hangatnya Idulfitri bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Wisma Perdamaian, Sabtu (21/3/2026), dalam suasana penuh haru, kebahagiaan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Kebahagiaan itu salah satunya dirasakan Dahnia Eka Putri, remaja yang tinggal di Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso, Salatiga. Ia tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat bisa bertemu langsung dan berlebaran bersama orang nomor satu di Jawa Tengah.

“Alhamdulillah banget bisa ke sini, ketemu Pak Gubernur. Bisa sekalian jalan-jalan juga. Ini kesempatan yang jarang banget,” ujar Dahnia usai acara.

Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Rayakan Idulfitri Bareng Anak Panti dan Komunitas Difabel

Siswi kelas XI SMA Muhammadiyah Salatiga itu mengaku telah menantikan momen tersebut sejak pertengahan Ramadan, tepatnya setelah mengikuti acara buka bersama dengan Gubernur Luthfi di panti tempatnya tinggal. Ia bahkan telah mempersiapkan diri sejak pagi demi momen spesial itu.

Tak hanya membawa kebahagiaan, pertemuan tersebut juga memantik harapan besar dalam diri Dahnia. Ia berharap janji beasiswa pendidikan yang pernah disampaikan Gubernur dapat terwujud, agar dirinya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Saya ingin kuliah. Biaya kuliah kan mahal, jadi saya berharap bisa dapat beasiswa seperti yang disampaikan Pak Gubernur,” tuturnya penuh harap.

Baca Juga: Polsek Karangdadap Pekalongan Amankan 17 Petasan saat Patroli, Warga Diimbau Jaga Keamanan Lingkungan

Kepala Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso Salatiga, Heksasari Ratna Dewi, mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap anak-anak panti yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap dunia luar.

“Anak-anak ini biasanya hanya mendapatkan kasih sayang dari lingkungan panti. Kesempatan seperti ini sangat berarti bagi mereka untuk melihat dunia luar,” katanya. Ia menambahkan, sekitar 30 anak panti diboyong ke Semarang untuk mengikuti kegiatan tersebut, yang sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mereka.

Selain anak panti, kebahagiaan serupa juga dirasakan para penyandang disabilitas yang turut hadir. Muhammad Hilal Huda dari Yayasan Rumah Difabel Indonesia mengaku terharu bisa merayakan Idulfitri bersama Gubernur.

Baca Juga: Salat Id di Simpanglima, Ahmad Luthfi Berbaur dengan Warga Gaungkan Persatuan dan Optimisme Jateng

“Baru tahun ini kami bisa Lebaran bersama Pak Gubernur. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” ujarnya.

Huda juga menilai sosok Ahmad Luthfi sebagai pemimpin yang tegas, ramah, dan terbuka terhadap dialog, khususnya dengan komunitas difabel. Ia berharap ke depan Jawa Tengah semakin inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.

“Harapannya, Jawa Tengah semakin inklusif dan memberi ruang yang lebih luas bagi teman-teman difabel,” ucapnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait