Bubarkan Tawuran Saat Patroli Sahur, Kapolsek Kaliwungu dan Anggota Dipukuli Pemuda Mabuk

Minggu, 8 Maret 2026 | 13.49
Ilustrasi
Ilustrasi

Kapolsek Kaliwungu dan anggota dipukuli pemuda mabuk saat patroli sahur di Kendal. Dua pelaku diamankan polisi setelah mencoba bubarkan tawuran dini hari.

KENDAL, puskapik.com – Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho bersama seorang anggota Polsek Kaliwungu Brigadir Hendry menjadi korban pengeroyokan sejumlah pemuda yang diduga dalam kondisi mabuk di Jalan Raya Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Minggu (8/3/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB saat Kapolsek bersama anggota tengah melakukan patroli rutin sekaligus pengamanan tradisi ngangklang menjelang sahur selama bulan Ramadan.

Patroli dilakukan setelah petugas menerima laporan warga terkait adanya dua kelompok pemuda yang diduga akan terlibat tawuran di sekitar depo ban di tikungan Jalan Desa Krajan Kulon.

Baca Juga: Mudik, Lebaran, dan Hasrat Konsumsi Tradisi pulang kampung yang berubah menjadi panggung sosial

Saat petugas mendatangi lokasi, sejumlah pemuda terlihat berkumpul di pinggir jalan. Namun ketika diminta membubarkan diri, para pemuda tersebut justru bersikap agresif dan menyerang petugas.

Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan dirinya bersama anggota sempat dipukuli saat berusaha melerai dua kelompok pemuda yang akan berkelahi.

Baca Juga: Bangunan SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan Brebes Terbawa Longsor

“Kejadian dini hari tersebut memang benar. Saya dan anggota sempat dipukuli saat berusaha melerai perkelahian dua kelompok pemuda di Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu,” ujarnya saat dikonfirmasi Minggu siang.

Menurutnya, awalnya petugas Polsek Kaliwungu sedang melakukan patroli keliling yang memang rutin dilaksanakan, terutama selama Ramadan untuk menjaga keamanan masyarakat saat aktivitas sahur.

“Saat patroli kami mendapat informasi terjadi perkelahian dua kelompok pemuda di sekitar depo ban di tikungan Jalan Desa Krajan Kulon,” jelasnya.

Ketika petugas berupaya membubarkan kerumunan tersebut, dua pemuda yang diduga dalam kondisi mabuk justru melakukan pemukulan terhadap anggota polisi.

“Saat kami melerai, salah satu pemuda mendorong anggota saya dan memukulnya. Saya juga sempat terkena pukulan sekali,” ungkapnya.

Meski sempat terjadi pengeroyokan, petugas berhasil mengendalikan situasi dan mengamankan dua pemuda yang diduga sebagai pelaku pemukulan.

Kedua pemuda yang diamankan yakni MH (20), warga Dukuh Gambiran, Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu dan AF (18), warga Dukuh Kandangan, Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu.

“Keduanya sudah kami amankan di Polsek Kaliwungu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait