Buka Peluang Magang dan KKN Internasional bagi Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

Rabu, 22 Juli 2026 | 16.50
Penandatangaan kerjasama UIN Walisongo dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang. dokumen
Penandatangaan kerjasama UIN Walisongo dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang. dokumen

FDK UIN Walisongo dan Kantor Imigrasi Semarang menjalin kerja sama untuk memperkuat pendidikan, penelitian, magang, dan pengembangan SDM berdaya saing global.

SEMARANG ,puskapik.com - Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang memperluas jejaring kerja sama dengan instansi pemerintah melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Rabu (22/7/2026).

Kolaborasi tersebut difokuskan pada peningkatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pemberdayaan sumber daya manusia.

Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung Raden Umar Said FDK itu dilakukan oleh Dekan FDK UIN Walisongo Semarang, Nasihun Amin bersama Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Ari Widodo.

Baca Juga: 31.865 RTLH Tertangani, Pemkab Kendal Perkuat Akses Hunian Layak bagi Warga Miskin

Dekan FDK UIN Walisongo Semarang, Nasihun Amin mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas kelembagaan fakultas sekaligus memperkuat jejaring internasional yang terus dikembangkan pasca diraihnya akreditasi internasional.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor Imigrasi yang telah bersedia membangun sinergi dan kolaborasi bersama kami. FDK sebelumnya juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra, di antaranya dengan Lapas Kelas I Kedungpane dan sejumlah institusi lainnya," ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan Imigrasi Semarang akan memberikan manfaat besar bagi penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya Program Studi Manajemen Haji dan Umrah melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Kharomain.

Baca Juga: Bupati Kendal Tertarik Budidaya Lele Sistem RAS di Kendal Open Fair 2026

Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman langsung dalam lingkungan kerja keimigrasian, mulai dari pelayanan publik, penegakan hukum hingga riset kebijakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat global.

Nasihun menambahkan, pengembangan jejaring internasional menjadi salah satu fokus penting yang terus didorong oleh fakultas. Apalagi dalam waktu dekat UIN Walisongo semakin intens menerima kunjungan akademisi dan mitra dari berbagai negara.

"Setelah akreditasi internasional, kami didorong untuk terus meningkatkan international networking. Kemarin kami kedatangan tamu dari Jerman, Austria, Swedia dan beberapa negara lain. Kehadiran mereka tentu menjadi bagian dari upaya meningkatkan reputasi UIN Walisongo di tingkat internasional," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Ari Widodo, mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin antara UIN Walisongo Semarang dengan jajaran Imigrasi Semarang.

Ia menilai kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan profesional.

"Melalui program magang ini, kami berupaya memberikan pengalaman praktis yang dapat memperkaya wawasan mahasiswa serta mempersiapkan mereka untuk memasuki dunia profesional," ungkap Ari.

Ia menjelaskan, selama kurang lebih satu setengah tahun bertugas di Semarang, pihaknya terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait