31.865 RTLH Tertangani, Pemkab Kendal Perkuat Akses Hunian Layak bagi Warga Miskin

Rabu, 22 Juli 2026 | 16.38
Stand pameran pembangunan Dinas Perkim Kendal di Kendal Open Fair 2026. (edhot)
Stand pameran pembangunan Dinas Perkim Kendal di Kendal Open Fair 2026. (edhot)

Pemkab Kendal telah menangani 31.865 RTLH dan menambah 793 unit bantuan pada 2026. Program hunian layak terus diperluas melalui Rusunawa dan rumah subsidi.

KENDAL, puskapik.com – Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak melalui sejumlah program perumahan.

Tidak hanya melakukan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pemkab Kendal juga menyediakan alternatif tempat tinggal melalui rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) hingga memfasilitasi masyarakat memperoleh rumah subsidi.

Hingga tahun 2026, sebanyak 31.865 unit RTLH di Kabupaten Kendal telah berhasil ditangani secara bertahap.

Baca Juga: Bupati Kendal Tertarik Budidaya Lele Sistem RAS di Kendal Open Fair 2026

Pada tahun ini, Pemkab Kendal juga berkolaborasi dengan pemerintah pusat dengan memperoleh alokasi bantuan peningkatan kualitas sebanyak 793 unit RTLH.

Capaian tersebut menjadi salah satu bukti komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yakni hunian yang layak dan sehat.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Kendal, Muhammad Nurhasyim mengatakan, program penanganan RTLH dilaksanakan berdasarkan skala prioritas dengan menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Baca Juga: Jawa Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Iran, Gubernur Ahmad Luthfi Bidik Transfer Teknologi dan Investasi

Menurutnya, dukungan dari pemerintah daerah maupun seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

"Program ini tidak hanya sebatas perbaikan rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, kolaborasi seluruh pihak menjadi hal yang sangat penting," ujarnya.

Muhammad Nurhasyim menjelaskan, informasi mengenai berbagai program dan capaian Disperkim ditampilkan dalam Kendal Open Fair 2026 sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Selain penanganan RTLH, pihaknya juga memperkenalkan pengelolaan Rusunawa Kebondalem yang menjadi solusi hunian sementara bagi masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal layak.

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menilai sektor perumahan memiliki peran strategis dalam mendukung pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kendal. Menurutnya, rumah yang layak merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Peningkatan kualitas RTLH, penyediaan Rusunawa, hingga program rumah subsidi merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah agar mereka memiliki akses terhadap hunian yang aman, sehat dan terjangkau," katanya.

Selain itu, Pemkab Kendal juga terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan program rumah subsidi dan KPR bersubsidi yang disediakan pemerintah. Program tersebut diharapkan mampu membantu lebih banyak warga memiliki rumah dengan skema pembiayaan yang terjangkau.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, Pemkab Kendal optimistis kualitas hidup masyarakat akan semakin meningkat. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk secara bertahap keluar dari jerat kemiskinan dan mewujudkan Kabupaten Kendal yang semakin sejahtera.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait