Cekcok dengan Istri dan Pengaruh Miras, Pria Asal Kaliwungu Tercebur di Pelabuhan Kendal

Senin, 18 Mei 2026 | 15.15
Korban saat dirawat di ruang ICU RSDI Kaliwungu (edhot)
Korban saat dirawat di ruang ICU RSDI Kaliwungu (edhot)

Pria di Pelabuhan Kendal diduga terjatuh ke laut saat kondisi tidak stabil, sempat dirawat intensif namun akhirnya meninggal dunia di rumah sakit

KENDAL, puskapik.com - Seorang pria asal Dukuh Sarimulyo, Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, ditemukan tercebur ke kolam dermaga sandar kapal penumpang di kawasan Pelabuhan Kendal, Minggu (17/5/2026) petang. Korban diketahui bernama Bagus Adi Nugroho (27).

Korban sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Darul Islam Kaliwungu sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat korban diduga mengalami tekanan akibat persoalan rumah tangga. Dalam kondisi terpengaruh minuman keras, korban kemudian pergi seorang diri menuju Pelabuhan Kendal dengan mengendarai mobil minibus Toyota Agya bernomor polisi H 1060 XY.

Baca Juga: Sengketa Modal Perumahan di Tegal, Ikmal Jaya Tempuh Jalur Hukum

Petugas jaga pos utama Pelabuhan Kendal, Rusmanto, mengaku sempat melihat korban datang dengan kondisi tidak stabil. Mobil yang dikendarai korban disebut berjalan zigzag saat memasuki kawasan pelabuhan.

“Saat di depan pos jaga, saya lihat matanya merah dan tercium bau alkohol,” ujar Rusmanto.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Rusmanto mendapat laporan dari sejumlah pemancing bahwa ada seseorang tercebur ke kolam dermaga. Ia kemudian langsung menuju lokasi dan mendapati korban sudah berada di dalam air.

Warga dan pemancing yang berada di sekitar lokasi segera melakukan pertolongan dan mengevakuasi korban ke daratan sebelum dibawa ke Rumah Sakit Darul Islam Kaliwungu.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Pemkab Brebes Luncurkan Gerakan Sadesa Juleha

Kasat Polairud Polres Kendal AKP Rasban menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya sempat berjalan di pinggir dermaga untuk melihat aktivitas memancing.

Namun saat hendak berpegangan pada pagar pembatas di sisi timur dermaga, tangan korban diduga terpeleset sehingga tubuhnya langsung jatuh ke dalam laut.

“Korban diduga kehilangan pegangan saat berada di tepi dermaga lalu tercebur ke air,” jelasnya.

Meski sempat mendapatkan penanganan medis di ruang ICU, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan meninggal dunia Senin 18 Mei 2026. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam peristiwa tersebut.

Kejadian ini sempat mengundang perhatian warga dan para pemancing di sekitar pelabuhan. Petugas mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berada di area dermaga, terutama dalam kondisi fisik yang tidak stabil maupun di bawah pengaruh alkohol.

Artikel Terkait