Polres Kendal Gandeng Mahasiswa Gelar Turnamen MLBB, Jadi Ajang Pembinaan Generasi Digital

Senin, 18 Mei 2026 | 13.22
Penyerahan pemenang turnamen e sport yang diselenggarakan Polres Kendal. (edhot)
Penyerahan pemenang turnamen e sport yang diselenggarakan Polres Kendal. (edhot)

Turnamen e-sport Mobile Legends di Kendal diikuti 384 peserta. Jadi ajang pembinaan generasi muda, melatih strategi, kerja tim, dan sportivitas.

KENDAL, puskapik.com - Semangat kompetisi dan sportivitas mewarnai Auditorium Kampus Universitas Selamat Sri saat ratusan gamer muda mengikuti E-Sport Mobile Legends Bang Bang Championship yang digelar Polres Kendal bersama BEM UNISS.

Turnamen yang diikuti 64 tim atau sebanyak 384 peserta ini tak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda di era digital.

Peserta datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah hingga luar provinsi untuk menunjukkan kemampuan strategi dan kerja sama tim dalam pertandingan yang berlangsung sejak pagi hingga sore.

Baca Juga: Tanpa Kendala, Digitalisasi Arsip di Kota Tegal Belum Maksimal

Wakapolres Kendal Kompol Tegoeh Boedi Prasetijo mengatakan perkembangan e-sport harus disikapi secara positif karena kini telah menjadi bagian dari olahraga modern yang diminati anak muda.

Menurutnya, melalui kompetisi tersebut Polri ingin hadir lebih dekat dengan kalangan milenial dan Gen Z sekaligus mengarahkan penggunaan internet dan media sosial ke hal-hal yang produktif.

“Turnamen ini bukan hanya bermain gim, tetapi juga melatih strategi, disiplin, komunikasi, dan sportivitas. Kami ingin generasi muda menjauhi kenakalan remaja dan kejahatan siber,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Baca Juga: Wujudkan Keseimbangan Pantura dan Pansela, DPRD Puji Rembug Pembangunan Jateng

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak kampus. Pendiri Yayasan Wakaf Selamat Sri Rahayu H. Slamet Sumadyo menyebut kolaborasi antara kampus dan kepolisian menjadi langkah positif dalam membangun ruang kreativitas mahasiswa.

Ia berharap hubungan baik antara kampus dan Polres Kendal terus berkembang sehingga mahasiswa memiliki wadah pembelajaran di luar akademik, termasuk membangun karakter dan jiwa kompetitif yang sehat.

Persaingan ketat terjadi hingga babak final. Tim Long Trime asal Yogyakarta sukses keluar sebagai juara pertama dan membawa pulang hadiah Rp5 juta. Sementara posisi kedua diraih Tim Wawa Baik dari Kendal dengan hadiah Rp4 juta.

Adapun juara ketiga ditempati Tim Wiro Wongso dari Gemuh, Kendal, dengan hadiah Rp3 juta, sedangkan posisi keempat diraih Tim Ar Arku dari Kaliwungu yang memperoleh uang pembinaan Rp500 ribu.

Acara ditutup dengan penyerahan trofi, uang pembinaan, dan sesi foto bersama antara peserta, panitia, serta jajaran Polres Kendal. Kompetisi ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan sebagai wadah penyaluran bakat sekaligus pembinaan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.

Artikel Terkait