Delapan Motor Hangus Terbakar, Rumah di Kaliwungu Kendal Ludes Dilalap Api

Rabu, 17 Juni 2026 | 16.36
Kebakaran rumah di Kaliwungu kendal diduga akibat hubungan arus pendek listrik. (edhot)
Kebakaran rumah di Kaliwungu kendal diduga akibat hubungan arus pendek listrik. (edhot)

Rumah sekaligus usaha rental mobil di Kaliwungu, Kendal, ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik. Delapan sepeda motor hangus, kerugian ratusan juta.

KENDAL, puskapik.com – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah yang sekaligus digunakan sebagai tempat usaha rental mobil di Dusun Klaseman, Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Rabu (17/6/2026) siang.

Tidak hanya bangunan rumah, sebanyak delapan sepeda motor yang terparkir di dalam dan halaman rumah ikut terbakar hingga tinggal kerangka.

Rumah milik Sofiatul Asobah tersebut terbakar sekitar pukul 12.20 WIB. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian bangunan.

Baca Juga: Wagub Taj Yasin Kawal Aspirasi Mahasiswa Jateng

Beruntung, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum kobaran api semakin membesar.

Saat kejadian, seorang perempuan bersama anaknya diketahui sedang berada di dalam kamar dan tertidur.

Ketika api mulai membesar, keduanya berhasil keluar melalui jendela kamar setelah warga sekitar berteriak meminta mereka segera menyelamatkan diri.

Baca Juga: Pemprov Jateng Jadikan Riset Perguruan Tinggi Sebagai Dasar Pembuatan Kebijakan

Salah seorang warga, Zuli, mengatakan api pertama kali terlihat dari bagian dalam rumah. Saat itu dirinya baru saja pulang dari musala dan melihat kepulan api sudah membesar.

“Apinya kalau saya lihat dari pojok depan, terus membesar menyambar sepeda motor dan akhirnya merembet ke seluruh bangunan. Saat kebakaran pemilik rumah masih ada di dalam rumah,” ujar Zuli.

Melihat kobaran api semakin besar, warga sekitar langsung berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Selain menyiram api, warga juga berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dipindahkan, termasuk menyingkirkan tabung gas yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

Namun upaya warga tidak maksimal karena khawatir terjadi ledakan akibat adanya sejumlah tabung gas di dalam rumah. Kobaran api yang semakin besar membuat warga memilih menjauh sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Kaliwungu dan Kota Kendal diterjunkan untuk mengendalikan api. Petugas juga mendapatkan bantuan suplai air dari BPBD Kendal dan PMI Kendal.

Petugas pemadam harus bekerja ekstra keras lantaran lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman padat penduduk. Api yang membakar material bangunan serta barang-barang di dalam rumah membuat proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait