Desa Miskin Ekstrem di Purbalingga, Warga Jingkang Jarang Makan Daging Saat Idul Adha

Jumat, 29 Mei 2026 | 09.17
Cari Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, tinjau aktivitas warga Jingkang, baru-baru ini. (Dok)
Cari Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, tinjau aktivitas warga Jingkang, baru-baru ini. (Dok)

Warga Desa Jingkang Purbalingga yang tergolong miskin ekstrem mengaku jarang menikmati daging kurban saat Idul Adha karena minim distribusi bantuan.

PURBALINGGA, puskapik.com - Miris, di saat masyarakat pesta menikmati daging qurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha 2026, di Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, hanya bisa menelan ludah. Desa yang masuk miskin ekstrim itu, tak pernah sekalipun mendapatkan kiriman pembagian daging qurban.

Padahal, informasi dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Purbalingga hewan qurban pada Idul Adha tahun ini sekitar 12.370 ekor.

Baca Juga: Gunung Slamet Hari Ini, 8 Gempa Low Frequency dan Asap Kawah Setinggi 50 M

"Kepenginnya masyarakat Jingkang yang tidak pernah makan daging, dapat daging qurban. Ada daging, tapi daging celeng (babi hutan) banyak sekali, tapi mereka tidak mau makan," kata Carik Desa Jingkang, M Nurkholis m.

Nurkholis menuturkan, di Jingkang jarang sekali orang berqurban, karena masyarakat masih tergolong miskin ekstrim.

Hari Raya Idul adha tahun ini, warga di dusun 1 yang berpenduduk sekitar 300 KK dan dusun 2 yang berpenduduk 400 orang, qurban 3 ekor kambing.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Guci Jumat 29 Mei 2026 Berawan Tebal dan Hujan Ringan, Wisatawan Waspada Kabut

Namun, untuk dusun 3 berpenduduk 500 KK yang meliputi Dukuh Jingkang, Jelewus, Gelam, Kedawung, Sampir dan Bedahan, tidak ada yang qurban.

"Dukuh 3 kalau mau dapat daging, nunggu kiriman dari dusun 1 dan 2. Itupun kalau dapat bagian. Bayangkan, 2 kambing dibagi orang segitu, dapatnya berapa?," kata Carik Jingkang.

Ia menegaskan, warga Jingkang ingin makan daging nunggu bulan haji. Tapi, kalau ada yang ngasih daging qurban. Ironisnya, sudah beberapa tahun tidak ada yang ngasih daging qurban.

"Kami berharap warga Jingkang bisa mendapatkan daging qurban," harapnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan kehidupan masyarakat di wilayah pegunungan yang masih minim distribusi hewan kurban dibanding daerah lain.

Berdasarkan data Kecamatan Karangjambu, Desa Jingkang memiliki jumlah penduduk sekitar 4.677 jiwa. Wilayah desa berada di kawasan pegunungan utara Kabupaten Purbalingga dengan luas sekitar 1.147 hektare.

Mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani dan buruh tani. Sebagian lainnya menggantungkan hidup sebagai penderes gula aren, pengrajin sapu glagah, pedagang kecil, hingga pekerja sektor informal.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga sebelumnya juga mencatat Desa Jingkang sebagai salah satu desa dampingan pengentasan kemiskinan. Dari sekitar 1.100 kepala keluarga, sebanyak 636 KK masuk kategori miskin.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait