Diduga Sopir Kurang Konsentrasi, Bus Harapan Jaya Hantam Truk di Tol Kendal

Bus PO Harapan Jaya tabrak truk di Tol Semarang–Batang KM 402 Kendal. Delapan orang luka-luka dan dilarikan ke RSI Muhammadiyah Weleri.
KENDAL ,puskapik.com – Sedikitnya delapan orang mengalami luka-luka setelah bus PO Harapan Jaya menabrak truk di depannya di ruas Tol Semarang–Batang KM 402 Jalur B, tepatnya di wilayah Desa Penjalin, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Rabu (11/3/2026) malam.
Korban luka terdiri dari tiga kru bus dan lima penumpang. Seluruh korban kemudian dilarikan ke RSI Muhammadiyah Weleri Kendal untuk mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi bus yang kurang konsentrasi saat berkendara sehingga menabrak truk yang melaju di depannya.
Kanita Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
“Ya memang benar kecelakaan di jalan tol KM 402 Jalur B ikut Desa Penjalin Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal pada Rabu malam,” kata Heru saat dihubungi Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat bus Harapan Jaya bernomor polisi AG-7818-UT melaju dari arah timur menuju barat atau dari Semarang menuju Batang. Sesampainya di KM 402, diduga pengemudi bus kurang konsentrasi sehingga menabrak truk tronton bernomor polisi B-9970-CYT yang melaju searah di depannya.
Bus tersebut dikemudikan Okti Dwi Handoyo, warga Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Sementara sopir truk diketahui bernama Sandi Okta Permana, warga Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Heru menambahkan, dalam kejadian ini terdapat dua orang yang selamat tanpa luka yakni seorang penumpang dan sopir cadangan bus.
Kerasnya benturan membuat bagian depan bus mengalami kerusakan cukup parah. Penumpang yang duduk di bagian depan menjadi korban terbanyak dalam insiden tersebut.
Adapun korban luka di antaranya pengemudi bus Okti Dwi Handoyo yang mengalami luka patah pada kaki kiri dan tangan kiri. Penumpang Hari Sutrisno, warga Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, mengalami luka sobek di bagian kepala.
Selain itu, Muhammad Ikhsan, warga Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, mengalami patah pada kaki kiri. Amar Abdul Aziz, warga Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, mengalami patah pada kaki kanan.
Korban lainnya yakni Muhammad Masykurallah, warga Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, serta Hanim Latifah, warga Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sementara bus yang mengalami kerusakan parah telah dievakuasi dan dibawa ke pintu tol terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Artikel Terkait

FLS3N Pageruyung Kendal Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pencarian Bibit Seniman Muda

Pemprov Jateng Beri Tali Asih untuk Penghafal Al-Qur’an, Capai 2.000 Santri per Tahun

10 Provinsi Perkuat Kolaborasi Energi Bersih, Sampah, dan Giant Sea Wall
