Dua Kebakaran Terjadi Lagi di Kendal, Tungku Masak dan Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu

Dua kebakaran terjadi di Kendal akibat dugaan tungku masak dan korsleting listrik, tanpa korban jiwa namun sebabkan kerusakan bangunan.
KENDAL,puskapik.com - Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Kendal pada Kamis (7/5/2026).
Kebakaran tersebut masing-masing terjadi di Kecamatan Brangsong dan Kecamatan Weleri hanya berselang beberapa jam setelah kebakaran rumah warga di Desa Margomulyo Kecamatan Pegandon pada dinihari sebelumnya.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 08.10 WIB di Dusun Toboyo Desa Tosari Kecamatan Brangsong.
Baca Juga: Sepekan Layani Naik - Turun, Stasiun Comal Layani 1.400 Lebih Penumpang, Didominasi Tujuan Semarang
Sebuah rumah milik Sobirin mengalami kebakaran di bagian dapur akibat api dari tungku kayu yang diduga masih menyala dan kemudian menyambar benda mudah terbakar.
Kapolsek Brangsong AKP Adi Winarno menjelaskan, sebelum kejadian pemilik rumah sempat memasak air menggunakan tungku kayu untuk mandi pagi. Namun setelah selesai, api tungku diduga tidak dipadamkan sepenuhnya karena pemilik rumah langsung pergi berjualan.
“Sekitar habis subuh pemilik rumah memasak air untuk mandi dengan menggunakan tungku kayu. Setelah selesai mandi api di tungku yang masih menyala ditinggal pemilik rumah berjualan di Kelurahan Langenharjo Kendal,” jelasnya.
Api kemudian membesar dan membakar bagian dapur rumah. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan membantu memadamkan api menggunakan air sumur dan air dari kran.
Berkat kesigapan warga, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan rumah lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun bagian dapur rumah mengalami kerusakan cukup parah.
“Penyebab kebakaran diindikasikan karena lupa mematikan api tungku masak,” imbuh AKP Adi Winarno.
Sementara itu, kebakaran kedua terjadi sekitar pukul 12.15 WIB di sebuah kios es teh di Dusun Peniten Desa Karanganom Kecamatan Weleri.
Kapolsek Weleri AKP Yulianto mengatakan, api pertama kali diketahui oleh warga bernama Istiana yang melihat asap hitam keluar dari dalam kios.
“Kemudian memanggil Kristin Wijayanti yang berada di dalam kontainer es teh untuk keluar karena api sudah mulai membakar kios,” ungkapnya.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran Pos Weleri. Tidak berselang lama, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman sehingga api tidak sampai meluas.
Artikel Terkait

Bekal Hidup Baru, Warga Binaan Lapas Kendal Ikuti Pelatihan Membuat Roti

Petani Kendal Dilatih Racik Obat Hama Alami dari Jagung dan Akar Bambu

Menjelang Waisak 2026, Momentum Kerek Ekonomi Kawasan Candi Borobudur
