Keren, Masjid At Taqwa Rowosari Kendal Sembelih 22 Sapi dan 15 Kambing

Rabu, 27 Mei 2026 | 20.09
Warga Rowosari memotong daging kurban yang akan dibagikan ke warga sekitar. (edhot)
Warga Rowosari memotong daging kurban yang akan dibagikan ke warga sekitar. (edhot)

Masjid Besar At Taqwa Rowosari, Kendal, menyembelih 22 sapi dan 15 kambing pada Iduladha 1447 H. Daging kurban dibagikan kepada warga empat dusun.

KENDAL, puskapik.com - Kesadaran masyarakat muslim untuk berkurban di Kabupaten Kendal terus meningkat. Pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Masjid Besar At Taqwa Desa Rowosari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal menyembelih sebanyak 22 ekor sapi dan 15 ekor kambing.

Jumlah hewan kurban tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut menjadi bukti tumbuhnya kepedulian sosial masyarakat sekaligus meningkatnya ketakwaan warga dalam menjalankan ibadah kurban.

Baca Juga: Warga Demangharjo Tegal Kurban 7 Sapi dan 171 Kambing, Rawat Hewan Quran Sejak Kecil

Suasana penyembelihan hewan kurban berlangsung meriah dan penuh semangat gotong royong. Sejak pagi, warga bersama panitia terlihat bahu membahu membantu proses penyembelihan, pemotongan, hingga pengemasan daging kurban.

Daging qurban selanjutnya dibagikan kepada masyarakat di empat dusun dan 16 RT yang berada di Desa Rowosari. Pembagian dilakukan agar manfaat kurban dapat dirasakan secara merata oleh warga.

Ketua Takmir Masjid Besar At Taqwa, Ahmad Royani mengatakan peningkatan jumlah hewan kurban menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam menjalankan ibadah qurban.

Baca Juga: Warga LDII Pemalang Potong 127 Sapi dan 84 Kambing

“Ini menjadi bentuk ketakwaan masyarakat kepada Allah SWT sekaligus kepedulian sosial terhadap sesama warga,” ujarnya.

Ketua Panitia Penyembelihan Hewan Qurban, Ahmad Romdoni menambahkan mayoritas warga Desa Rowosari bekerja sebagai petani dan nelayan. Meski demikian, antusiasme masyarakat untuk berkurban terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menurutnya, bertambahnya jumlah hewan qurban juga menjadi indikator kondisi ekonomi masyarakat yang semakin baik, baik secara finansial maupun spiritual.

“Harapannya perekonomian warga semakin meningkat dan semangat berbagi kepada sesama terus terjaga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati mengatakan pihaknya menerjunkan dokter hewan ke sejumlah lokasi penyembelihan untuk memastikan kesehatan hewan kurban.

Pemeriksaan dilakukan guna memastikan hewan kurban bebas dari penyakit seperti cacing hati maupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait