Warga Demangharjo Tegal Kurban 7 Sapi dan 171 Kambing, Rawat Hewan Quran Sejak Kecil

Rabu, 27 Mei 2026 | 20.05
Puluhan masyarakat Demangharjo, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, memotong hewan qurban Hari Raya Idul Adha 2026 di Halaman Masjid Tajul Arifin Demangan, Rabu 27 Mei 2026. (Dok)
Puluhan masyarakat Demangharjo, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, memotong hewan qurban Hari Raya Idul Adha 2026 di Halaman Masjid Tajul Arifin Demangan, Rabu 27 Mei 2026. (Dok)

Warga Demangharjo, Warureja, berkurban 7 sapi dan 171 kambing pada Idul Adha 2026. Mayoritas petani dan buruh, banyak yang memelihara hewan sejak kecil.

SLAWI, puskapik.com - Antusias warga di Dukuh Demangan, Desa Demangharjo, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, untuk berkurban di Hari Raya Idul Adha tahun 2026, sangat tinggi.

Warga sebanyak 220 orang yang mayoritas buruh dan petani itu, qurban 7 sapi dan 171 kambing.

Halaman Masjid Tajul Arifin Demangan ramai hewan qurban sejak Selasa 26 Mei 2026.

Baca Juga: Warga LDII Pemalang Potong 127 Sapi dan 84 Kambing

Para warga secara bergantian menyerahkan hewan qurban untuk disembelih di Hari Raya Qurban pada Rabu 27 Mei 2026.

Tidak hanya orang yang mampu, tapi orang biasa juga banyak yang qurban.

"Jumlah orang yang berqurban di Masjid Tajul Arifin meledak. Ada 220 orang dengan hewan qurban sapi 7 ekor dan kambing 171 ekor," kata Ketua Pengurus Masjid Tajul Arifin Desa Demangharjo, KH Ahmad Tubagus Fahmi.

Menurut dia, dari 220 orang yang qurban, mayoritas bekerja sebagai petani dan buruh. Mereka secara sadar berupaya untuk bisa qurban di Hari Raya Idul Adha.

Baca Juga: Sawah 1,5 Hektare Mangkrak Akibat Lumpur Banjir, Sekda Jateng Respons Cepat Aduan Petani Grobogan

Kebanyakan warga sengaja memelihara hewan qurban sejak kecil, sehingga harga beli lebih murah. Selain itu, ada juga warga yang menabung untuk membeli hewan qurban.

"Kesadaran warga sangat tinggi, karena orang biasa yang tidak banyak harta juga ikut qurban," ujar KH Tubagus Fahmi yang juga Ketua MUI Kabupaten Tegal itu.

Lebih lanjut dikatakan, bagi warga yang berqurban tidak dipungut biaya untuk penyembelihan alias gratis. Mereka hanya diminta untuk membawa nasi kotak untuk makan siang panitia yang bekerja.

Sedangkan, warga secara bergotong royong menyembelih dan memotong hewan qurban untuk dibagikan ke masyarakat.

Daging qurban dibagikan merata kepada masyarakat Pedukuhan Demangan dan sekitarnya dengan sistem kupon.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait