Gudang Rongsok di Boja kendal Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta

Senin, 21 September 2026 | 10.34
Gudang yang terbakar diduga akbat hubungan arus pendek listrik. (edhot)
Gudang yang terbakar diduga akbat hubungan arus pendek listrik. (edhot)

Gudang rongsok di Desa Tampingan, Boja, Kendal terbakar diduga akibat korsleting listrik. Tak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.

KENDAL, puskapik.com – Gudang penampungan rongsok atau barang bekas di Dusun Krajan, Desa Tampingan, Kecamatan Boja, Kendal, terbakar, Senin 21 september 2026 pagi. Api melalap berbagai barang yang tersimpan di dalam gudang, mulai plastik, kertas hingga barang bekas lainnya.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB tersebut diduga dipicu korsleting arus listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Peristiwa diketahui sekitar pukul 05.30 WIB ketika dua pekerja yang berada di dalam gudang melihat kepulan asap tebal. Mereka kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada pemilik gudang, Tedi Wijayanto.

Baca Juga: Polres Tegal Gerebek Judi Sabung Ayam di Wangandawa, Satu Pelaku dan Enam Motor Diamankan

Mendapati gudang terbakar, pemilik bersama para pekerja kemudian meminta bantuan dengan menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Tampingan dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) Boja.

Bhabinkamtibmas selanjutnya meneruskan laporan tersebut kepada petugas piket Polsek Boja. Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi kebakaran yang berada di jalan desa Tampingan.

Warga bersama petugas Damkar Boja dan anggota Polsek Boja berupaya memadamkan kobaran api. Banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang membuat api dengan cepat membakar barang-barang yang tersimpan.

Baca Juga: Jaran Kepang dan Barongan Tegal Tampil di TMII Jakarta, Ini Jadwalnya

Setelah berjibaku sekitar 45 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan. Petugas kemudian memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali membesar.

Kapolsek Boja AKP Budijanton mengatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran tersebut.

“Untuk korban jiwa nihil. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 45 menit,” kata Budijanton.

Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta. Kerugian tersebut berasal dari bangunan serta barang-barang bekas yang tersimpan di dalam gudang.

Polisi masih melakukan pendataan dan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus menginventarisasi kerugian yang ditimbulkan.