Jaran Kepang dan Barongan Tegal Tampil di TMII Jakarta, Ini Jadwalnya

Minggu, 20 September 2026 | 19.43
Seniman asal Tegal mempertunjukan kesenian Barongan Tegal saat Gelar Seni Budaya Kabupaten Tegal di Anjungan Provinsi Jawa Tengah, TMII Jakarta, Minggu 20 September 2026.
Seniman asal Tegal mempertunjukan kesenian Barongan Tegal saat Gelar Seni Budaya Kabupaten Tegal di Anjungan Provinsi Jawa Tengah, TMII Jakarta, Minggu 20 September 2026. (Guntur)

Pemkab Tegal menampilkan Jaran Kepang dan Barongan Tegal di TMII Jakarta untuk mengenalkan makna budaya sekaligus mendorong pelestarian seni daerah.

JAKARTA, puskapik.com - Pemkab Tegal menampilkan Seni Budaya Kabupaten Tegal di Anjungan Provinsi Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu 20 September 2026. Dalam pagelaran seni itu, ditampilkan Kesenian Jaran Kepang dan Barongan Tegal. Ini makan dari Kesenian Jaran Kepang dan Barongan Tegal.

Ratusan pengunjung memadatu Anjungan Provinsi Jawa Tengah yang rata-rata orang Kabupaten Tegal yang menetap di Jakarta dan sekitarnya. Mereka antusias melihat penampilan Jarang Kepang dan Barongan Tegal.

Menurut Bupati Tegal, H Ischak Maulana Rohman, Jaran Kepang tidak sekadar pertunjukan tari. Gerakan yang dinamis dan penuh energi mencerminkan keberanian, ketangkasan, semangat, dan kegigihan masyarakat.

Baca Juga: Taruna Polimarin Asal Brebes Ikut Jadi Korban KM Virgo Transport 8

Sementara Barongan, kata dia, menghadirkan karakter kuat yang merepresentasikan kearifan lokal sekaligus kekayaan ekspresi seni masyarakat Tegal.

"Kabupaten Tegal tidak hanya dikenal karena masyarakatnya yang tangguh, kreatif, dan produktif. Di balik karakter tersebut, terdapat warisan budaya yang tumbuh dari kehidupan masyarakat dan diwariskan secara turun-temurun," kata Mas Bupati.

Bupati mengajak generasi muda Kabupaten Tegal untuk semakin mengenal, mencintai, dan terlibat langsung dalam pelestarian seni budaya daerah.

Baca Juga: Duta Pelajar IPPNU Kendal Jadi Ruang Unjuk Potensi dan Terus Dikembangkan

Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kedekatan dengan budaya daerah agar kekayaan tradisi lokal tidak kalah dikenal dibandingkan budaya dari luar.

Dengan budaya yang lestari, identitas yang kuat, dan kreativitas yang terus tumbuh, ia optimistis Kabupaten Tegal akan semakin dikenal dan berkembang.

Tak hanya seni pertunjukan, Pemerintah Kabupaten Tegal berencana menambah daya tarik gelaran budaya pada tahun mendatang dengan menghadirkan festival kuliner khas Tegal.

Baca Juga: Mikrobus Rombongan Fatayat NU Terguling di Tanjakan Cilongok Balapulang Tegal, 5 Luka-luka

Bupati mengatakan, festival tersebut akan disiapkan bersama Dinas Pariwisata sehingga gelaran seni budaya tidak hanya menjadi ruang pertunjukan, tetapi juga menghadirkan pengalaman kuliner khas daerah.

"Tahun depan selain diadakan gelar budaya, kita juga akan adakan festival kuliner. Nanti bersama Dinas Pariwisata. Jadi nanti ada pagelaran seni budaya dan juga ada festival kuliner khas Tegal," katanya.

Menurut dia, keberadaan kuliner dapat menjadi magnet tambahan bagi pengunjung. Sejumlah makanan khas Tegal yang akan dihadirkan antara lain kupat bongkok, sate, tahu aci, soto, rujak teplak, hingga martabak Lebaksiu.

"Supaya sebagai magnet tidak cuma nonton. Nanti kita siapkan festival kuliner khas Tegal," ujarnya. ***