IOA Global Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov Jateng, dari Investasi Hingga Pendidikan Vokasi

IOA Global Singapura menjajaki kerja sama dengan Pemprov Jateng di bidang investasi manufaktur, pendidikan vokasi, pertukaran SDM, hingga pengembangan tenaga kerja.
SEMARANG, puskapik.com – Perusahan nirlaba Impact of Asia Limited (IOA) Global Pte Ltd Singapura menjajaki kerja sama jangka panjang dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Kolaborasi tersebut tidak hanya menyasar investasi manufaktur berteknologi tinggi, tetapi juga pendidikan vokasi, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Executive Chairman IOA Global Pte Ltd, Daryl Tan Chen Ming, mengatakan, kunjungan delegasinya ke Jawa Tengah merupakan langkah awal untuk memetakan potensi kerja sama dengan jaringan mitra di Fujian dan Xiamen, China.
Baca Juga: Targetkan 2.800 Ibu dan Anak, Alfamart-Cussons Baby Gelar Posyandu di 28 Titik
“Pertemuan ini masih merupakan kunjungan awal. Nantinya, mitra-mitra kami akan datang pada Oktobe,r sehingga kita bisa memfinalisasi apa saja yang perlu dikerjakan bersama,” kata Daryl saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di kantornya, Selasa, 14 Juli 2026.
Salah satu mitra yang akan dibawa merupakan perusahaan manufaktur sepatu berteknologi tinggi dari China yang serius menjajaki pembangunan fasilitas produksi di Jawa Tengah.
Selain itu, IOA juga berencana membawa investor dari China dan sejumlah negara di Eropa untuk melihat potensi lokasi, dukungan pemerintah, kesiapan tenaga kerja, serta kebutuhan spesifik investasi.
Baca Juga: Bawaslu Kendal Gandeng SMA Negeri 2, Siapkan Pemilih Pemula Berintegritas untuk Pemilu 2029
“Ini merupakan komitmen dan proyek jangka panjang yang sedang kami jajaki. Bukan hanya dalam investasi, tetapi juga pendidikan,” kata Daryl.
Menurutnya, Fujian memiliki banyak industri manufaktur berteknologi tinggi yang dapat dikembangkan di Jawa Tengah sekaligus memperkuat kompetensi tenaga kerja. Salah satu gagasan utamanya adalah membangun fasilitas manufaktur milik investor Fujian di Jawa Tengah.
Kerja sama juga akan diarahkan pada pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia.
Generasi muda Jawa Tengah berpeluang mengikuti pendidikan atau pelatihan di China, sementara tenaga ahli dari China dapat datang untuk memberikan pelatihan teknologi baru.
Daryl menyebut keluarganya telah mengembangkan sekitar 120 sekolah dan perguruan tinggi di Xiamen selama lebih dari satu abad.
Pengalaman tersebut membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi di Jawa Tengah melalui pertukaran mahasiswa, dosen, informasi, pengetahuan, dan tenaga ahli.


