Jalan Rabat Beton 500 Meter Dibangun, Akses Warga Tejorejo ke Weleri Kendal Bakal Lebih Mudah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10.13 WIB
Pembukaan TMMD Sengkuyung tahap IV Kodim Kendal di Desa Tejorejo. (edhot)
Pembukaan TMMD Sengkuyung tahap IV Kodim Kendal di Desa Tejorejo. (edhot)

TMMD Sengkuyung Tahap IV 2026 membangun jalan rabat beton sepanjang 500 meter di Desa Tejorejo, Kendal, untuk memperlancar akses warga menuju Weleri.

KENDAL, puskapik.com – Akses transportasi warga Desa Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, menuju wilayah Weleri bakal semakin mudah setelah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 500 meter dimulai melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV 2026.

Pembangunan jalan dengan lebar 3,5 meter dan ketebalan 12 sentimeter tersebut didukung anggaran sekitar Rp400 juta.

Program kolaborasi Kodim 0715/Kendal, Pemerintah Kabupaten Kendal, dan masyarakat itu resmi dimulai di Desa Tejorejo, Selasa (13/10/2026).

Baca Juga: Kopi Sidokumpul Brew Bidik Pasar Lebih Luas, KDMP Kendal Siapkan Sertifikasi Halal

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengatakan TMMD menjadi salah satu upaya untuk mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di wilayah perdesaan yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur.

"Program terpadu TMMD ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Kendal dengan TNI. Tujuannya untuk mempercepat pembangunan di wilayah Desa Tejorejo yang masih membutuhkan infrastruktur khusus," ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan melalui TMMD tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.

Baca Juga: Kebakaran di Kendal Tembus 360 Kasus, Damkar Luncurkan TRAC DAKAR

Semangat gotong royong diharapkan menjadi modal untuk mendorong kemajuan desa sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.

Jalan rabat beton yang dibangun diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mempermudah perjalanan warga Tejorejo menuju Weleri. Infrastruktur tersebut juga diharapkan menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat.

Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Ade Sohali, menjelaskan, anggaran TMMD Sengkuyung Tahap IV di Desa Tejorejo berasal dari berbagai sumber, yakni APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp155 juta, APBD Kabupaten Kendal Rp185 juta, serta dukungan swadaya masyarakat Rp20 juta.

"Anggaran TMMD IV di Desa Tejorejo berasal dari Pemprov, Pemkab, dan partisipasi masyarakat desa dengan total sekitar Rp400 juta," jelasnya.

Selain pembangunan jalan, program TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan administrasi kependudukan, serta pengobatan gratis.

Ade Sohali berharap seluruh sasaran fisik dan nonfisik dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan sehingga manfaat program segera dirasakan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan warga dalam pelaksanaan TMMD juga penting untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Kepala Dusun Banyuurip, Purwanto, menyambut baik pembangunan jalan tersebut. Ia berharap perbaikan akses menuju Weleri dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Kami dari Dusun Banyuurip mengucapkan terima kasih dengan adanya TMMD Sengkuyung IV, khususnya perbaikan jalan menuju arah Weleri supaya lebih dekat," pungkasnya.

Melalui program ini, pembangunan infrastruktur di Desa Tejorejo diharapkan tidak hanya memperbaiki akses transportasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

Artikel Terkait