Korban Tenggelam di Sungai Bodri Kendal Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa, 12 Mei 2026 | 15.56
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenasah petani yang tenggelam di sungai Bodri. (edhot)
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenasah petani yang tenggelam di sungai Bodri. (edhot)

Korban tenggelam di Sungai Bodri Kendal ditemukan meninggal usai tiga hari pencarian, jasad tersangkut di pemecah arus dan langsung dievakuasi petugas.

KENDAL, puskapik.com – Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, korban tenggelam di Sungai Bodri yang melintas di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (12/5/2026).

Korban diketahui bernama Kasdi, warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga hanyut di Sungai Bodri sejak Minggu (10/5/2026).

Kapolsek Patebon, AKP Rozikin, mengatakan jasad korban ditemukan sekitar pukul 09.45 WIB oleh tim pencari di aliran Sungai Bodri wilayah Desa Magersari, Kecamatan Patebon, atau sekitar satu kilometer di sebelah utara lokasi awal korban diduga tenggelam.

Baca Juga: KAI Daop 5 Purwokerto Gandeng BPN Jateng, Perkuat Pengamanan Aset Negara

“Korban ditemukan tersangkut di bangunan pemecah arus Sungai Bodri dalam kondisi masih mengenakan pakaian lengkap,” ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung cukup hati-hati karena posisi tubuh korban tersangkut di bangunan pemecah arus sungai. Petugas gabungan bersama warga kemudian berhasil mengevakuasi jenazah untuk dibawa ke RSUD dr. H. Soewondo Kendal guna dilakukan pemeriksaan medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga: Penyelenggaraan Event Lari di Tegal Disarankan Lindungi Peserta dengan Asuransi

“Hasil pemeriksaan oleh dokter tidak ditemukan tanda kekerasan,” jelas AKP Rozikin.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Keluarga juga menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun atas peristiwa tersebut.

Usai pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumnya, Kasdi dilaporkan hilang setelah pergi ke kebun yang berada di pinggir Sungai Bodri pada Minggu lalu. Namun hingga malam hari korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Keluarga kemudian berusaha mencari korban di sekitar kebun dan menyusuri tepian sungai, tetapi korban tidak ditemukan. Dugaan korban hanyut pun muncul setelah warga menemukan jejak aktivitas korban di sekitar aliran sungai.

Pencarian kemudian dilakukan oleh tim gabungan bersama warga hingga akhirnya korban ditemukan pada hari ketiga pencarian dalam kondisi meninggal dunia. **

Artikel Terkait