Korsleting Diduga Picu Kebakaran di PT Kayu Lapis Indonesia Kendal

Kebakaran melanda area produksi PT KLI di Mororejo, Kaliwungu, Kendal. Api diduga akibat korsleting listrik dan berhasil dipadamkan dalam satu jam.
KENDAL, puskapik.com – Kebakaran melanda salah satu area produksi PT Kayu Lapis Indonesia (KLI) di Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Selasa 6 Oktober 2026 malam. Berkat penanganan petugas gabungan, kobaran api berhasil dikendalikan sekitar satu jam setelah kejadian.
Kebakaran terjadi di area produksi D1 Line Mushol. Api diketahui sekitar pukul 21.15 WIB setelah seorang karyawan melihat kepulan asap dari bagian selatan gedung.
Dalam waktu singkat, api membesar dan merembet ke sejumlah barang di area produksi. Karyawan yang berada di lokasi sempat berupaya melakukan pemadaman sebelum akhirnya meminta bantuan petugas.
Baca Juga: Kasus Oknum Satpol PP Menunggu Disposisi Wali Kota Tegal
Laporan kemudian diterima Polsek Kaliwungu sekitar pukul 21.30 WIB. Polisi langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kendal serta BPBD.
Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho mengatakan, petugas gabungan tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga berupaya mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan.
"Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kendal dibantu anggota Polsek Kaliwungu dan BPBD melakukan pemadaman serta evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan," kata Nindya.
Baca Juga: Identitas Mayat Terborgol di Kendal Terungkap, Diduga Tewas Dihantam Benda Tumpul
Setelah dilakukan pemadaman secara intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Petugas juga melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
Dari keterangan sementara saksi, kebakaran diduga bermula dari korsleting arus listrik. Namun, kepastian mengenai penyebab kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan karena pihak perusahaan masih melakukan pengecekan dan penghitungan terhadap kerusakan maupun barang yang terdampak.
Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk melengkapi penanganan kasus kebakaran tersebut.
Artikel Terkait

Kasus Oknum Satpol PP Menunggu Disposisi Wali Kota Tegal

Identitas Mayat Terborgol di Kendal Terungkap, Diduga Tewas Dihantam Benda Tumpul

Dua Pekerja Tewas Tertimbun Longsor Saat Gali Pondasi Rumah di Watukumpul Pemalang
