Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Solidaritas Wartawan Kendal Menguat

Kamis, 24 September 2026 | 10.29 WIB
Manakiban dan doa bersama wartawan  Kendal dan Ketua DPRD Kendal. (edhot)
Manakiban dan doa bersama wartawan Kendal dan Ketua DPRD Kendal. (edhot)

Wartawan Kendal bersama Ketua DPRD Kendal menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang belum ditemukan setelah bertugas meliput erupsi Anak Krakatau.

KENDAL, puskapik.com – Kabar tentang lima jurnalis yang belum ditemukan setelah menjalankan tugas peliputan erupsi Anak Krakatau menjadi perhatian kalangan wartawan di Kabupaten Kendal.

Solidaritas untuk kelima jurnalis tersebut diwujudkan melalui doa bersama yang digelar bersama Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq.

Doa bersama berlangsung di kediaman dinas Ketua DPRD Kendal, Rabu 23 september 2026 malam.

Baca Juga: Perhutani Pekalongan Barat Tabur Benih Pinus Serentak di Bumijawa

Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan agenda Manaqiban Kamis Wagean dan diikuti sejumlah kiai, tokoh masyarakat serta wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Kendal (Forwaken).

Mahfud mengatakan, wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Dalam menjalankan tugas tersebut, wartawan juga tidak jarang harus berada di lokasi dengan kondisi dan risiko yang tidak mudah.

Baca Juga: PPTI Kabupaten Tegal Cetak Duta Pelajar Penanggulangan TBC

“Wartawan ini adalah mitra kerja kami di DPRD, terutama dalam menyampaikan berbagai capaian kinerja DPRD dan program-program yang dilakukan kepada masyarakat. Karena itu, kami sangat prihatin dengan musibah yang dialami lima rekan jurnalis tersebut,” ujarnya.

Menurut Mahfud, doa bersama menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap para jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Ia berharap proses pencarian dapat segera menemukan titik terang.

“Semoga dengan kiriman doa ini ada petunjuk tentang keberadaan lima jurnalis tersebut. Kalau masih selamat, semoga segera ditemukan. Kalau memang gugur, semoga husnul khotimah dan diterima di sisi Allah SWT,” katanya.

Ia juga menyampaikan doa bagi keluarga kelima jurnalis. Menurutnya, keluarga membutuhkan kekuatan dan kesabaran sembari menunggu kepastian dari proses pencarian.

“Semoga ada titik terang keberadaan para jurnalis yang saat ini hilang,” lanjutnya.

Senior Forwaken Agus Umar menyebut dukungan tersebut memiliki arti penting bagi kalangan wartawan. Menurutnya, solidaritas diperlukan ketika sesama jurnalis menghadapi musibah saat menjalankan tugas.

“Ini menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas sesama wartawan. Kami berharap doa yang dipanjatkan bersama ini menjadi ikhtiar dan membawa kebaikan bagi lima rekan jurnalis beserta keluarganya,” ungkap Agus.

Ketua PWI Kendal Sapawi juga mengapresiasi perhatian yang diberikan. Ia berharap proses pencarian terhadap lima jurnalis tersebut berjalan lancar dan segera memberikan kabar kepada keluarga maupun rekan-rekan seprofesi.

“Kami mengapresiasi perhatian dan kepedulian yang diberikan. Semoga proses pencarian diberikan kemudahan dan segera ada kabar mengenai keberadaan kelima wartawan tersebut,” kata Sapawi.

Doa bersama tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas jurnalistik di lapangan memiliki tantangan dan risiko yang harus dihadapi para pekerja media ketika mencari serta menyampaikan informasi kepada masyarakat.