Motor Terjun ke Sawah di Patebon Kendal, Ibu Muda Meninggal, Dua Anaknya Luka-luka

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15.28 WIB
Polisi olah TKP kecelakaan tunggal. (edhot)
Polisi olah TKP kecelakaan tunggal. (edhot)

Ibu muda di Kendal tewas usai motor yang dikendarainya masuk ke sawah saat antar dua anaknya ke sekolah. Kedua anak korban mengalami luka-luka.

KENDAL, puskapik.com – Perjalanan seorang ibu muda untuk mengantarkan kedua anaknya ke sekolah berakhir tragis.

Sepeda motor Honda PCX 160 yang dikendarainya terjun ke sawah di Jalan Tentara Pelajar, Desa Tambakrejo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Rabu 21 Oktober 2026.

Pengendara berusia 25 tahun tersebut meninggal dunia, sedangkan kedua anaknya mengalami luka-luka.

Baca Juga: Kebutuhan Hidup Nyaris Rp4,1 Juta, Buruh Kendal Desak Upah Sektoral Mulai 2027

Korban diketahui bernama Dita Farah Azzahra. Saat kejadian, ia mengendarai Honda PCX 160 bernomor polisi H 4212 IAA dengan membonceng dua anaknya, yakni Arsyil Atha Pratama, enam tahun, dan Zevania Azzahra, lima tahun.

Ketiganya berangkat dari rumah mereka di Perum Patebon Indah, Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon.

Dita bermaksud mengantarkan kedua anaknya ke sekolah sebelum menjalani aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Curi Kunci Saat Korban Tidur, Pria di Kaliwungu Kendal Bawa Kabur Motor Honda Beat

Namun, saat melintas di Jalan Tentara Pelajar, sepeda motor yang mereka tumpangi tiba-tiba bergerak ke sisi kiri jalan hingga keluar dari bahu jalan dan masuk ke area persawahan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal Ipda M Heru Ardiantoro menjelaskan, berdasarkan dugaan awal, pengendara kurang konsentrasi ketika melaju dari arah barat atau Patebon menuju timur, ke arah Kebondalem.

Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor bergerak ke kiri hingga terjun ke sawah dengan kedalaman sekitar satu meter dan menabrak tembok.

Benturan tersebut mengakibatkan ketiga orang yang berada di atas sepeda motor mengalami luka. Mereka kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Soewondo Kendal untuk mendapatkan penanganan medis.

Dita mengalami perdarahan pada hidung, fraktur tertutup, serta luka lecet pada kaki kanan. Meski telah mendapatkan penanganan medis, korban akhirnya meninggal dunia.

Sementara itu, Arsyil Atha Pratama yang masih duduk di kelas I sekolah dasar mengalami cedera kepala kategori sedang dan luka robek pada dahi sebelah kanan. Adiknya, Zevania Azzahra, mengalami luka lecet di bagian atas kepala.

Kedua anak tersebut juga menjalani perawatan di RSUD dr. Soewondo Kendal.

Kecelakaan tunggal ini diduga terjadi akibat kurangnya konsentrasi pengendara. Polisi masih melakukan penanganan terhadap peristiwa tersebut untuk memastikan kronologi kejadian.

Kejadian ini menjadi perhatian bagi pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi, mengendalikan kendaraan, serta memastikan keselamatan ketika berkendara bersama anak-anak. Kondisi jalan dan situasi lalu lintas perlu diperhatikan agar perjalanan menuju tempat tujuan dapat berlangsung aman.

Artikel Terkait