Muhammadiyah Kendal Cetak Kreator Dakwah Digital Lewat Creator Camp

Senin, 6 Juli 2026 | 17.31
Pembukaan Creator Camp: Ngonten Positif, Dakwah Kreatif di Gedung PGRI Kendal.(edhot)
Pembukaan Creator Camp: Ngonten Positif, Dakwah Kreatif di Gedung PGRI Kendal.(edhot)

Muhammadiyah Kendal menggelar Creator Camp untuk membekali guru dan kader membuat konten dakwah digital yang kreatif, edukatif, dan mampu memberi dampak positif di media sosial.

KENDAL, puskapik.com – Media sosial tidak lagi sekadar menjadi ruang hiburan, tetapi telah berkembang menjadi sarana efektif untuk menyampaikan edukasi, dakwah, dan membangun pengaruh positif di tengah masyarakat.

Melihat peluang tersebut, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal menggelar Creator Camp: Ngonten Positif, Dakwah Kreatif di Gedung PGRI Kendal.

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari kalangan guru, tenaga pendidik, serta kader Muhammadiyah itu bertujuan mencetak kreator konten yang mampu memanfaatkan media sosial sebagai media dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga: Merasa Dipermainkan, Wali Murid di Pemalang Protes Pembelian Seragam Sekolah

Ketua PDM Kendal, Ikhsan Intizam, mengatakan dakwah harus mampu beradaptasi dengan perubahan pola komunikasi masyarakat.

Jika selama ini dakwah identik dengan mimbar masjid dan forum pengajian, kini ruang digital juga harus diisi dengan konten-konten yang membawa pesan kebaikan.

"Media sosial menjadi ruang dakwah baru yang harus dimanfaatkan secara maksimal agar konten positif mampu bersaing dengan derasnya informasi yang beredar di dunia digital," ujarnya.

Baca Juga: Jateng Ubah Arah Perikanan, Fokus Cetak Sentra Bibit Ikan dan Udang Nasional

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari kreator konten pendidikan asal Magelang, Yuhda Anggiya Utomo.

Selain mempelajari teknik produksi video dan penyusunan ide konten, peserta juga dibekali strategi membangun personal branding yang positif serta memahami karakter audiens di berbagai platform media sosial.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang hadir membuka kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif Muhammadiyah dalam meningkatkan literasi digital masyarakat.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk menyebarkan ilmu pengetahuan, memperkuat karakter generasi muda, sekaligus memperluas syiar Islam melalui pendekatan yang kreatif.

Ia berharap semakin banyak generasi muda yang mampu menghasilkan konten inspiratif, edukatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Yuhda Anggiya Utomo membagikan pengalamannya membangun akun media sosial hingga memiliki jutaan penonton dan pengikut di berbagai platform.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait