Niat Menyalip Berujung Maut, Dua Pelajar di Kendal Tewas di Jalan Tembus Patebon

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09.39
Dua kendaraan saling bertabrakan di jalan  tembus Patebon Jumat 21 agustus  2026. (edhot)
Dua kendaraan saling bertabrakan di jalan tembus Patebon Jumat 21 agustus 2026. (edhot)

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Mataram, jalur tembus Patebon, Kendal. Dua pelajar tewas dan satu pelajar luka berat setelah dua sepeda motor bertabrakan.

KENDAL, puskapik.com – Perjalanan dua pelajar di Kabupaten Kendal berakhir tragis setelah sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan. Kecelakaan terjadi di Jalan Mataram, jalur tembus Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Dua pelajar yang berada di Honda Scoopy H-3546-OU meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Mereka adalah MAP (15), warga Desa Sendangdawung, Kecamatan Kangkung, dan MFF (14), warga Desa Lumansari, Kecamatan Gemuh. Keduanya tercatat sebagai pelajar MAN Kendal.

Sementara itu, pengendara Honda Beat H-2804-AGD, RW (14), warga Desa Truko, Kecamatan Kangkung yang juga pelajar SMK NU 01 Kendal, mengalami luka berat.

Baca Juga: Stand Dindukcapil di Brebes Expo Diserbu, Layani Ratusan Permohonan Adminduk

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal Ipda M Heru Ardiantoro menjelaskan, kecelakaan bermula ketika Honda Scoopy yang dikendarai MAP melaju dari arah timur menuju barat atau dari Desa Tambakrejo menuju Cepiring.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara Scoopy mencoba mendahului kendaraan yang berada di depannya. Namun, manuver tersebut membuat Scoopy masuk ke lajur berlawanan dan bergerak terlalu ke kanan.

Di waktu yang hampir bersamaan, Honda Beat yang dikendarai RW melaju dari arah berlawanan.

Baca Juga: PBH PERADI Pemalang Buka Konsultasi Hukum Gratis di Petarukan Expo 2026

Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat pengendara Scoopy tidak memiliki cukup ruang untuk menghindar maupun menguasai kendaraannya. Tabrakan pun terjadi.

Benturan keras mengakibatkan pengendara dan pembonceng Honda Scoopy meninggal dunia. Sedangkan RW mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan medis.

Petugas Satlantas Polres Kendal langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan. Kendaraan yang terlibat kecelakaan juga diamankan sebagai barang bukti.

Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bagi pengendara agar tidak terburu-buru ketika hendak mendahului kendaraan lain. Memastikan kondisi jalur dari arah berlawanan menjadi hal penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan fatal.

Terlebih bagi pengendara usia pelajar, kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sangat diperlukan untuk menghindari risiko kecelakaan di jalan raya.

Artikel Terkait