Pamit Pergi, Donna Tak Kunjung Pulang hingga Ditemukan Tewas di Bangunan Kosong di Kendal

Rabu, 7 Oktober 2026 | 14.35 WIB
Teman korban dan kerabat mendatangi rumah duka korban dugaan pembunuhan di kaliwungu. (edhot)
Teman korban dan kerabat mendatangi rumah duka korban dugaan pembunuhan di kaliwungu. (edhot)

Donna Nuzulul Aditya yang hilang sejak 27 September ditemukan tewas di bangunan kosong di Kaliwungu, Kendal. Polisi menduga korban dibunuh dan masih menyelidiki kasusnya.

KENDAL, puskapik.com – Sepekan pencarian keluarga terhadap Donna Nuzulul Aditya berakhir tragis. Warga dusun Karangsari Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, itu ditemukan meninggal dunia di sebuah bangunan kosong di kawasan Kebonadem, Jalan Lingkar Kaliwungu.

Donna sebelumnya tidak diketahui keberadaannya sejak 27 September 2026. Sejak saat itu, keluarga kehilangan kontak dengan korban dan berusaha mencari informasi melalui orang-orang terdekatnya.

Kabar mengenai penemuan mayat di sebuah bangunan kosong kemudian membuat keluarga khawatir. Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap jenazah yang ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan kedua tangannya terborgol.

Baca Juga: Hoodie Jadi Petunjuk Keluarga Kenali Jenazah Dani, Korban KMP Virgo Transport 8 asal Pagojengan Brebes

Setelah menjalani autopsi di RS Bhayangkara Semarang, jenazah tersebut akhirnya dipastikan sebagai Donna Nuzulul Aditya.

Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan pada Rabu pagi. Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Donna di Kelurahan Karangsari, Kaliwungu.

Paman korban, Agus, mengatakan keluarga sempat berusaha mencari Donna melalui teman-temannya setelah tidak mendapatkan kabar.

Baca Juga: Kepala Sekolah Kasus Perundungan di Pemalang Dicopot

“Sejak tanggal 27 September sudah tidak bisa dihubungi. Kami sempat mencari melalui teman-temannya, tetapi belum berhasil,” kata Agus.

Menurut Agus, sebelum menghilang Donna diketahui baru saja terkena PHK dari tempatnya bekerja. Namun, keluarga mengaku tidak mengetahui secara pasti persoalan yang sedang dihadapi korban.

Donna juga dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan tidak banyak bercerita kepada keluarga.

“Orangnya memang pendiam, jarang cerita sama keluarga,” ujarnya.

Kematian Donna kini menjadi perhatian kepolisian. Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Aini mengatakan hasil pemeriksaan terhadap jenazah menemukan adanya luka pada bagian belakang kepala.

“Dari hasil pemeriksaan terdapat luka benda tumpul di bagian kepala belakang korban. Ada dugaan kuat korban merupakan korban pembunuhan,” kata Ratna.

Selain luka di kepala, kondisi kedua tangan korban yang ditemukan dalam keadaan terborgol juga menjadi bagian dari penyelidikan.

Polisi masih berupaya merangkai sejumlah petunjuk untuk mengetahui apa yang terjadi terhadap Donna sebelum ditemukan meninggal dunia.

Penyidik juga memeriksa berbagai alat bukti, termasuk rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi penemuan jenazah.

“Untuk saat ini masih kami lakukan penyelidikan, termasuk pemeriksaan alat bukti dan CCTV di sekitar lokasi,” ujar Ratna.

Saat melakukan olah TKP, polisi menemukan sejumlah benda di sekitar bangunan tempat korban ditemukan. Dua bilah pisau dapur dan gunting turut diamankan.

Petugas juga menemukan sandal dengan bercak darah di sekitar lokasi.

Berbagai temuan tersebut kini diperiksa untuk mengetahui apakah memiliki keterkaitan dengan kematian Donna.

Polisi masih mendalami aktivitas korban sejak terakhir kali diketahui keluarga hingga akhirnya ditemukan di bangunan kosong tersebut.

Sementara bagi keluarga, kepastian identitas Donna sekaligus menjadi akhir dari pencarian yang selama ini dilakukan. Donna kini telah dimakamkan, sedangkan penyebab pasti kematian dan pihak yang bertanggung jawab masih dalam penyelidikan kepolisian.

Artikel Terkait