Pemkab Kendal Gandeng UGM Perkuat Hilirisasi Teknologi dan SDM Industri

Kamis, 7 Mei 2026 | 09.43
Jajaran dewan guru besar Universitas Gadjah Mada Yogyakarta bersama bupati usai melakukan pertemuan. (edhot)
Jajaran dewan guru besar Universitas Gadjah Mada Yogyakarta bersama bupati usai melakukan pertemuan. (edhot)

Pemkab Kendal gandeng UGM dorong hilirisasi riset teknologi guna memperkuat industri, SDM, dan inovasi pembangunan daerah.

KENDAL, puskapik.com – Upaya memperkuat sektor industri berbasis inovasi dan teknologi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kendal. Salah satunya melalui penjajakan kerja sama dengan kalangan akademisi dari Universitas Gadjah Mada yang berlangsung di Ruang Ngesti Widhi Kabupaten Kendal.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menerima kunjungan Dewan Guru Besar UGM yang membawa agenda academic leadership training dengan fokus hilirisasi hasil riset teknologi untuk mendukung pembangunan daerah.

Sebanyak 40 akademisi dari berbagai disiplin ilmu hadir dalam kegiatan itu. Mereka memiliki latar belakang riset yang beragam, mulai dari teknologi industri, pertanian modern, perikanan, hingga peternakan.

Baca Juga: Rumah Warga di Pegandon Kendal Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Bupati Kendal menyampaikan bahwa keberadaan akademisi menjadi bagian penting dalam membantu pemerintah daerah merumuskan arah pembangunan yang lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Menurutnya, Kabupaten Kendal saat ini memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai daerah industri yang tidak hanya mengandalkan investasi, tetapi juga inovasi dan kualitas sumber daya manusia.

“Kami berharap ada sinergi nyata antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Pemikiran serta inovasi dari para profesor tentu sangat dibutuhkan agar pembangunan di Kendal semakin maju dan mampu bersaing,” kata Dyah Kartika Permanasari.

Baca Juga: Serahkan Bantuan, Bupati Brebes Blusukan Cek RTLH

Ia menjelaskan, perkembangan Kawasan Industri Kendal sejak diresmikan tahun 2016 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Kawasan tersebut telah menarik banyak investor dan membuka puluhan ribu lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Namun demikian, menurut Bupati, tantangan ke depan tidak hanya soal investasi, melainkan kesiapan sumber daya manusia dan kemampuan daerah dalam mengikuti perkembangan teknologi industri.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait