Pemprov Jateng Matangkan Persiapan Mudik Gratis Lebaran 2026, Pendaftaran Dibuka 4 Februari

Rabu, 7 Januari 2026 | 15.00
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, bersama perwakilan kabupaten/kota, BUMN, BUMD.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, bersama perwakilan kabupaten/kota, BUMN, BUMD.

Pemprov Jateng matangkan mudik dan balik rantau gratis Lebaran 2026, siapkan ratusan bus dan kereta demi perjalanan aman.

SEMARANG, puskapik.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus mematangkan persiapan pelaksanaan program mudik dan balik rantau gratis pada Lebaran 2026.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, bersama perwakilan kabupaten/kota, BUMN, BUMD, serta unsur dunia usaha di Gradhika Bhakti Praja komplek Gubernuran Semarang, Rabu, 7 Januari 2026.

Mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Sumarno menyampaikan, rapat koordinasi ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh pihak dalam memfasilitasi masyarakat Jawa Tengah agar dapat mudik dan kembali ke perantauan dengan aman dan nyaman.

Baca Juga: Nawal Yasin Tegaskan Pemprov Jateng Gandeng Muslimat dan Fatayat NU untuk Perkuat Program KB dan Mitra Legal

Menurutnya, program mudik dan balik rantau merupakan agenda rutin tahunan yang terus dievaluasi dari tahun ke tahun.

“Yang kita lakukan ini adalah untuk memudahkan saudara-saudara kita agar bisa mudik dengan aman dan selamat. Berbagai permasalahan di tahun-tahun sebelumnya tentu menjadi bahan evaluasi untuk kita perbaiki di tahun 2026,” ujar Sumarno.

Ia mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah kabupaten/kota hingga BUMN, BUMD, dan dunia usaha yang turut menyediakan armada transportasi.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Sambangi Desa Transmigran di Lampung, Nuansa Jawa Tengah Masih Kental

Namun demikian, Sumarno menegaskan pentingnya pemenuhan seluruh standar keselamatan dalam penyelenggaraan program tersebut.

Ia menekankan agar seluruh kendaraan dan kru yang bertugas benar-benar memenuhi instrumen persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, tidak boleh ada satu pun aspek keselamatan yang terabaikan dalam pelaksanaan mudik dan balik rantau.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait