Polres Kendal Gandeng Ojol Perkuat Kamtibmas dan Tangkal Provokasi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10.50
Silaturahmi dan koordinasi bersama komunitas ojol se-Kabupaten Kendal di Lapangan Indoor Polres Kendal. (edhot)
Silaturahmi dan koordinasi bersama komunitas ojol se-Kabupaten Kendal di Lapangan Indoor Polres Kendal. (edhot)

Polres Kendal menggandeng komunitas ojol untuk memperkuat Kamtibmas, mempercepat informasi gangguan keamanan, serta menangkal provokasi dan hoaks di media sosial.

KENDAL, puskapik.com – Kepolisian Resor Kendal memperkuat sinergi dengan komunitas ojek online (ojol) untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Kendal.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi bersama komunitas ojol se-Kabupaten Kendal yang berlangsung di Lapangan Indoor Polres Kendal.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Baca Juga: ”Tentang Kita”, Tentang Nostalgi Harmoni yang Nyawiji

Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan, komunikasi antara kepolisian dengan komunitas ojol perlu terus dibangun.

Selain sebagai mitra keamanan, para pengemudi ojol dinilai memiliki mobilitas tinggi sehingga dapat membantu memberikan informasi mengenai kondisi di lapangan.

"Polres Kendal membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya dalam rangka menjaga Kamtibmas. Kami juga mempersilakan rekan-rekan Ojol untuk memanfaatkan Polsek jajaran sebagai tempat singgah atau mangkal saat bekerja, tentunya dengan tetap memperhatikan ketertiban dan pelayanan kepolisian," ujar Ratna.

Baca Juga: 15.000 Lebih Kunjungi Pameran UMKM HUT ke-81 Pemprov Jateng, Taj Yasin: Makin Naik Kelas

Ia juga mengingatkan para pengemudi ojol agar tidak ragu meminta bantuan polisi apabila menghadapi persoalan saat bekerja di jalan raya.

Masyarakat, termasuk komunitas ojol, dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang bebas pulsa. Selain itu, komunikasi juga dapat dilakukan secara langsung dengan Kapolres maupun Kasat Binmas Polres Kendal.

Ratna turut berpesan agar para pengemudi ojol tidak mudah terprovokasi oleh informasi negatif yang beredar di media sosial. Menurutnya, setiap informasi yang berpotensi memicu keresahan perlu disikapi secara bijak dan tidak langsung dipercaya maupun disebarluaskan.

Perwakilan komunitas ojol, Fery dan Fatikin, menyambut baik pendekatan humanis yang dilakukan Polres Kendal. Mereka mengapresiasi dibukanya ruang komunikasi antara kepolisian dengan para pengemudi ojol.

Menurut mereka, profesi ojol memiliki tingkat kerawanan tersendiri, baik terhadap tindak kejahatan maupun kecelakaan lalu lintas. Kondisi tersebut semakin perlu mendapat perhatian seiring berkembangnya Kendal sebagai kawasan industri yang berdampak pada meningkatnya aktivitas dan kepadatan lalu lintas.

"Kami berterima kasih atas penyambutan dari Ibu Kapolres beserta jajaran. Kami siap bersinergi dan menjadi 'mata dan telinga' Polri di lapangan. Apabila kami mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas maupun pelanggaran lalu lintas, kami akan segera menginformasikannya," ungkap salah satu perwakilan komunitas ojol.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait