Ramp Check di Kendal, Lampu Belakang Kendaraan Jadi Temuan Petugas

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11.54 WIB
Sopir diperiksa kesehatannya oleeh petugas Dokkes Polres Kendal. (edhot)
Sopir diperiksa kesehatannya oleeh petugas Dokkes Polres Kendal. (edhot)

Petugas gabungan Satlantas Polres Kendal dan Dishub memeriksa kelayakan kendaraan, dokumen, serta kesehatan sopir dalam Operasi Patuh Candi 2026, Selasa (27/10/2026).

KENDAL, puskapik.com – Sejumlah kendaraan umum dan angkutan barang dihentikan petugas gabungan Satlantas Polres Kendal dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal untuk menjalani pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check, Selasa 27 oktober 2026).

Pemeriksaan yang berlangsung di depan Mapolsek Kendal tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan.

Petugas memeriksa kondisi kendaraan sekaligus kelengkapan administrasi dan dokumen pengemudi.

Baca Juga: Gus Miftah Ceramah di Kalijurang Brebes, Ribuan Warga Diajak Tak Membandingkan Hidup

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan raya memenuhi persyaratan keselamatan dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kanit Turawali Satlantas Polres Kendal, Ipda Very Okta Dwi Saputra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah pencegahan agar kendaraan yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun mengangkut penumpang dan barang tetap dalam kondisi laik jalan.

“Kita melaksanakan kegiatan ini untuk mengecek kelayakan kendaraan sehingga tidak membahayakan bagi orang lain,” ungkap Very.

Baca Juga: Panitia Pilkades Taman Pemalang Kelabakan Hadapi Protes Soal Tes Tertulis

Dalam pemeriksaan teknis, petugas mengecek sejumlah komponen penting kendaraan, mulai dari fungsi rem, kondisi ban, lampu utama, lampu sein, lampu rem, hingga wiper. Komponen tersebut menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lainnya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, petugas menemukan satu kendaraan dengan lampu belakang tidak menyala. Pengemudi kendaraan tersebut kemudian diberikan teguran agar segera memperbaiki bagian yang tidak berfungsi.

Very menjelaskan, lampu belakang memiliki peran penting untuk memberi tanda kepada pengendara di belakang, terutama ketika kendaraan melaju pada malam hari atau dalam kondisi jarak pandang terbatas.

“Tadi kita temukan satu kendaraan yang lampu belakang tidak menyala, padahal banyak kasus kecelakaan tabrak belakang karena lampu tidak berfungsi. Kepada kendaraan tersebut kita beri teguran dan meminta memperbaiki lampu belakang,” jelasnya.

Menurutnya, kerusakan komponen yang terlihat sederhana tetap berpotensi menimbulkan risiko apabila tidak segera diperbaiki. Lampu belakang yang tidak berfungsi, misalnya, dapat membuat pengendara lain kesulitan mengetahui keberadaan kendaraan maupun mengantisipasi pergerakannya.

Karena itu, teguran yang diberikan petugas diharapkan menjadi pengingat bagi pengemudi untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraannya sebelum digunakan di jalan raya. Pengemudi juga diimbau tidak menunggu sampai terjadi kerusakan atau kecelakaan untuk melakukan pemeriksaan.

Selain aspek teknis, petugas gabungan turut memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan dan dokumen pengemudi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan dan pengemudinya memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kegiatan tersebut juga melibatkan petugas Dokkes Polres Kendal yang melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi. Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya memastikan pengemudi berada dalam kondisi fisik yang memadai saat berkendara.

Kondisi kesehatan dan kebugaran pengemudi turut memengaruhi keselamatan perjalanan. Pengemudi yang mengalami kelelahan, kurang konsentrasi, atau gangguan kesehatan dapat mengalami penurunan kemampuan dalam mengendalikan kendaraan dan merespons situasi lalu lintas.

Melalui pemeriksaan tersebut, pengemudi diimbau menjaga kesehatan, beristirahat cukup, serta tidak memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan apabila kondisi tubuh tidak memungkinkan.

Sinergi Satlantas Polres Kendal, Dinas Perhubungan, dan Dokkes Polres Kendal dalam kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan dan edukasi. Pengemudi diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan kendaraan laik jalan, melengkapi dokumen, dan menjaga kondisi tubuh sebelum melakukan perjalanan.

Melalui Operasi Patuh Candi 2026, petugas berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat. Pemeriksaan kendaraan dan pemberian teguran diharapkan mendorong pengemudi segera memperbaiki kekurangan yang ditemukan serta tidak mengabaikan komponen keselamatan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah bersama untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kendal. Pengemudi diharapkan lebih disiplin dalam merawat kendaraan dan mematuhi peraturan, sehingga keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga kesadaran setiap pengguna jalan.

Artikel Terkait