RSUD Brebes Dilengkapi Fasilitas Cathlab, Ini Fungsinya

RSUD Brebes resmi luncurkan layanan Cathlab untuk penanganan jantung, siap layani pasien umum dan BPJS guna tingkatkan akses layanan kesehatan.
BREBES, puskapik.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Brebes, kini telah dilengkapi layanan Catheterization Laboratory (Cathlab). Layanan bagi pasien jantung itu resmi diluncurkan, Selasa (12/5).
Soft lauching layanan Catlab ditandai dengan pemotongan pita di pintu masuk ruangan Cathlab oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma bersama Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito.
Disaksikan Wakil Bupati Brebes Wurja, Sekda Brebes Tahroni, Direkur RSUD Brebes drg Adhi Supriadi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tegal Ario Pambudi Trisnowibowo dan jajaran Pemkab Brebes serta RSUD Brebes.
Baca Juga: Korban Tenggelam di Sungai Bodri Kendal Ditemukan Meninggal Dunia
Layanan Cathlab merupakan fasilitas medis di rumah sakit, yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan dan tindakan pada pembuluh darah serta jantung.
Layanan Cathlab tersebut biasanya digunakan untuk pemeriksaan penyumbatan pembuluh darah jantung. Pemasangan ring jantung (stent), penanganan serangan jantung hingga pemeriksaan gangguan irama jantung.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan, Cathlab itu merupakan program dari Kementerian Kesehatan. Sasarannya, seluruh kabupaten di Indonesia memiliki fasilitas Cathlab, seperti di Kabupaten Brebes saat ini.
Baca Juga: KAI Daop 5 Purwokerto Gandeng BPN Jateng, Perkuat Pengamanan Aset Negara
Fasilitas Cathlab itu nantinya akan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Terutama, melakukan pelayanan terhadap serangan jantung untuk peserta JKN, peserta BPJS dan masyarakat.
"Setelah siap, seperti di RSUD Brebes ini, Cathlab boleh digunakan untuk pasien umum. Bahkan, pasien BPJS pun bila serangan jantung boleh dilayani. Jadi langsung boleh digunakan kalau emergency sambil menunggu tanda tangan Kerjasama," ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini di seluruh Indonesia rumah sakit yang antre untuk bekerja sama dengan BPJS Kesahatan terkait fasilitas Cathlab ada sebanyak 388 rumah sakit. Jumlah itu dari total sebanyak 3.200 rumah sakit.
"Rencana sih, kami akan ada penandatanganan bersama perluasan layanan Chatlab ini. Kerjasama ini ada sekitar 200 rumah sakit yang akan kita laksanakan serentak pada 20 Mei mendatang," terangnya.
Bupati Brebes Paramitah Widya Kusuma mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan terimakasih kepada seluruh jajaran RSUD Brebes atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam mewujudkan layanan Cathlab tersebut. Hal itu bukan sekadar menghadirkan alat, tetapi menghadirkan harapan baru bagi masyarakat brebes.
"Soft launching layanan Cathlab ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Brebes, dalam mendukung program prioritas Kementerian Kesehatan. Terutama, melalui penguatan jejaring KJSU. Yaitu, kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi," katanya.
Menurut dia, hadirnya layanan Cathlab itu menjadi solusi strategis. Masyarakat Brebes kini tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar kota, untuk mendapatkan penanganan penyakit jantung dan stroke.
"Keberadaan layanan Cathlab ini saya harapkan semakin memperkuat posisi RSUD Brebes, sebagai pusat rujukan di wilayah pantura barat," ujarnya.
Direktur RSUD Brebes drg Adhi Supriadi mengatakan, fasilitas Cathlab yang baru diluncurkan siap memberikan layanan 24 jam bagi para pasien.
"Kami optimistis RSUD Brebes mampu memberikan pelayanan selama 24 jam untuk Cathlab ini," tandas Adhi Supriadi.
Menurut dia, untuk menjalankan layanan Cathlab itu pihaknya memperkuat 4 dokter spesialis. Termasuk, dokter spesialis jantung dan dokter spesialis syaraf. Kemudian, ditambah tenaga kesehatan yang telah terlatih dalam pelayanan Cathlab tersebut.
"Kami menyadari, keberhasilan layanan ini tidak hanya ditentukan oleh alat yang modern. Tetapi juga oleh komitmen seluruh tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang cepat, aman, professional," ungkapnya.
Artikel Terkait

Diduga Korban Perundungan, Polisi Dalami Kematian Siswa SD di Pemalang

28 Motor Knalpot Brong Terjaring Razia di Lingkar Bumiayu, Berawal dari Laporan Balap Liar

Tunggu Umur Beton, Lalin Tegal-Purwokerto di Pagojengan Masih Buka Tutup
