Saat Keluarga Menjaga Pasien, Lazismu Aisyiyah Kendal Hadir dengan Sarapan Gratis

Lazismu Aisyiyah Kendal gelar Jumat Berkah bagikan sarapan gratis bagi keluarga penunggu pasien di RSA Kendal sebagai bentuk kepedulian sosial.
KENDAL,puskapik.com – Menjaga anggota keluarga yang sedang sakit di rumah sakit bukan perkara mudah. Selain harus mencurahkan perhatian kepada pasien, keluarga juga kerap mengabaikan kebutuhan diri sendiri, termasuk makan dan istirahat. Di tengah kondisi tersebut, sebungkus sarapan gratis menjadi bentuk perhatian sederhana yang membawa kehangatan.
Kepedulian itu ditunjukkan Kantor Layanan Lazismu Aisyiyah Kendal melalui kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan sarapan gratis kepada keluarga pasien di Rumah Sakit Aisyiyah (RSA) Kendal.
Sasaran kegiatan bukan pasien, melainkan keluarga yang setia menunggu dan mendampingi orang-orang terkasih selama menjalani perawatan. Mereka yang terkadang harus menghabiskan waktu berjam-jam di rumah sakit sering kali tidak sempat memikirkan kebutuhan makan karena fokus menjaga anggota keluarga.
Kepala Kantor Layanan Lazismu Kendal, Muslikhah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit. Menurutnya, keluarga pasien juga membutuhkan perhatian karena turut menjalani masa-masa penuh kecemasan selama proses perawatan.
Bantuan yang diberikan memang sederhana, tetapi diharapkan bisa meringankan kebutuhan sekaligus memberikan semangat kepada penerimanya.
Baca Juga: Wanara Seba 2026, Hadirkan Pameran Fosil Hingga Semedolan di Museum Semedo
"Kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga pasien. Mereka yang sedang menjaga anggota keluarganya juga membutuhkan perhatian. Semoga sarapan sederhana ini bisa membantu dan memberikan semangat," ungkapnya.
Manajer Lazismu Kendal, Aofi AN Surya Madani menambahkan, program Jumat Berkah menjadi salah satu upaya menumbuhkan budaya berbagi sekaligus memperluas manfaat gerakan filantropi Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Menurutnya, keberadaan Lazismu tidak hanya berkaitan dengan pengumpulan dan penyaluran dana sosial. Lebih dari itu, lembaga tersebut berupaya menghadirkan kepedulian secara langsung agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa semangat berbagi benar-benar dirasakan masyarakat. Sekecil apa pun bantuan, ketika diberikan dengan ketulusan, insyaallah membawa manfaat," tegasnya.
Bagi keluarga pasien, perhatian tersebut memiliki arti tersendiri. Rumiyatun, 52, salah satu penerima sarapan gratis mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Di tengah kesibukan mendampingi anggota keluarga yang menjalani perawatan, terkadang kebutuhan makan justru terlupakan.
"Alhamdulillah, sangat membantu. Saat menjaga keluarga yang sakit, terkadang kami tidak sempat memikirkan makan. Terima kasih atas perhatian dan kepeduliannya," tuturnya.
Kegiatan Jumat Berkah ini menjadi gambaran bahwa aksi sosial tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan dalam jumlah besar. Perhatian terhadap kebutuhan kecil yang sering terabaikan justru dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Bagi keluarga yang sedang berjuang mendampingi orang terkasih di rumah sakit, sarapan gratis tersebut bukan sekadar makanan. Ada kepedulian dan pesan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit.***
Artikel Terkait

Bupati Brebes Minta Provider Patuhi Aturan Daerah, Saat Rapat Penertiban Kabel FO

Ribuan Bibit Nila Dikembangkan di Lapas Plantungan, Penopang Ketahanan Pangan

Lima Calon Kades Taman Pemalang Resmi Kantongi Nomor Urut, Ini Daftarnya
