Sampah Plastik Menjerat Pesisir Pelabuhan Kendal, Relawan Bergerak

Lebih dari 150 relawan membersihkan pesisir Pelabuhan Kendal dan mengumpulkan 219 kilogram sampah, yang didominasi plastik dan limbah rumah tangga.
KENDAL, puskapik.com – Tumpukan sampah plastik yang tersangkut di antara bebatuan pemecah ombak menjadi persoalan tersendiri di kawasan pesisir Pelabuhan Kendal, Kecamatan Kaliwungu.
Kondisi tersebut terlihat saat lebih dari 150 orang menyisir kawasan pantai dalam aksi bersih-bersih, Sabtu 26 september 2026.
Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar tiga jam itu, para peserta mengumpulkan 219 kilogram sampah.
Baca Juga: IGD Rumah Sakit di Kota Tegal Overload, Kasus Flu dan Batuk Meningkat
Sampah yang ditemukan didominasi plastik, mulai botol minuman, kemasan makanan hingga berbagai limbah rumah tangga.
Sampah tersebut tidak hanya berasal dari aktivitas warga di sekitar kawasan pantai.
Sebagian sampah merupakan material yang terbawa arus dan ombak kemudian tersangkut di sela-sela batu pemecah gelombang.
Baca Juga: Perkuat Spiritual Kader, Pengurus MDSRA GP Ansor Pemalang Dikukuhkan
Kondisi itu membuat kawasan pesisir yang kerap menjadi tempat warga menikmati pemandangan laut terlihat kurang terawat.
Jika tidak ditangani, sampah plastik juga berpotensi terbawa kembali ke laut dan mencemari ekosistem perairan.
Koordinator aksi, Nunuk Sarah, mengatakan persoalan tersebut menjadi salah satu alasan komunitasnya mengajak berbagai kelompok untuk turun langsung membersihkan kawasan pesisir.
“Kami ingin mengembalikan keasrian Pelabuhan Kendal agar masyarakat bisa menikmati wisata pantai gratis ini dengan nyaman dan bersih,” ujar Nunuk.
Menurut Nunuk, membersihkan sampah yang telah menumpuk hanyalah salah satu bagian dari upaya menjaga kawasan pesisir.
Hal yang tidak kalah penting adalah membangun kesadaran agar masyarakat tidak kembali membuang sampah sembarangan.
Aksi tersebut juga melibatkan pelajar dan mahasiswa. Mereka tidak hanya memungut sampah, tetapi sekaligus melihat secara langsung persoalan sampah yang berada di kawasan pesisir.
“Harapannya kesadaran masyarakat semakin tumbuh. Jangan sampai setelah dibersihkan, sampah kembali menumpuk,” katanya.
Kegiatan bersih pantai ini diikuti berbagai unsur, mulai Komunitas Hasanah, santri dan siswa MA Sabilunnajah Penjalin Brangsong, siswa MA Sunan Katong Kaliwungu, KAGAMA Kendal, Komunitas Perempuan Pesisir Indonesia, Komunitas Pecinta Alam BAKOPPAK, mahasiswa Binus Kendal, hingga dosen dan mahasiswa Poltekkes Semarang.
Selain itu, turut bergabung siswa SMAN 1 Kaliwungu, petugas Pelabuhan Kendal, Dinas Lingkungan Hidup Kendal, kru KP.IX-1008 Polairud Polda Jawa Tengah, Polsek Kaliwungu, serta Satpolairud Polres Kendal.
Aksi yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan pesisir.
Gotong royong lintas komunitas diharapkan dapat mendorong masyarakat melihat persoalan sampah bukan hanya sebagai masalah kebersihan, tetapi juga ancaman terhadap keberlangsungan ekosistem laut. **
Artikel Terkait

Viral Bawa Celurit dan Ancam Bunuh Warga Pekalongan, Preman 'Zaki Kucing' Ditangkap Polisi!

IGD Rumah Sakit di Kota Tegal Overload, Kasus Flu dan Batuk Meningkat

Perkuat Spiritual Kader, Pengurus MDSRA GP Ansor Pemalang Dikukuhkan
