Sehari Tak Terlihat, Pria di Cepiring Kendal Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14.08
Polisi dan tim medis serta BPBD mengecek lokasi penemuan jenasah dan bersiap evakuasi. (edhot)
Polisi dan tim medis serta BPBD mengecek lokasi penemuan jenasah dan bersiap evakuasi. (edhot)

Pria berusia 58 tahun ditemukan meninggal di dalam kamar rumahnya di Desa Gondang, Cepiring, Kendal. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan, diduga akibat komplikasi penyakit.

KENDAL, puskapik.com – Kecurigaan seorang keponakan karena pamannya tidak terlihat beraktivitas sejak sehari sebelumnya mengungkap peristiwa duka di Desa Gondang, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal.

Seorang pria berusia 58 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, Sabtu (11/7/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama Akhmad (58), seorang wiraswasta warga Desa Gondang.

Baca Juga: Belum Tunjuk Plt Bupati Sukoharjo, Ahmad Luthfi Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Penemuan jenazah bermula ketika keponakan korban, Eko Setio, yang rumahnya berdampingan, berinisiatif mengecek kondisi pamannya sekitar pukul 00.15 WIB.

Saat tiba di rumah korban, Eko mendapati sandal pamannya masih berada di depan pintu kamar.

Ia kemudian mencium bau tidak sedap dari dalam rumah. Karena merasa ada yang janggal, Eko mengintip melalui jendela kamar dan melihat korban terbaring di atas tempat tidur.

Baca Juga: Face Off Brass Bress Boxing Panaskan Atmosfer Jelang Pertandingan di Kajen Pekalongan

Eko kemudian memanggil warga sekitar. Setelah pintu kamar berhasil dibuka, korban dipastikan telah meninggal dunia.

Kapolsek Cepiring AKP Darwan mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 02.00 WIB.

Polisi bersama petugas piket Reskrim segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Kendal, PSC 119, serta BPBD Kendal untuk melakukan pemeriksaan.

"Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata AKP Darwan.

Dari keterangan keluarga, korban diketahui telah lama menderita penyakit jantung dan gangguan paru-paru.

Riwayat penyakit tersebut diperkuat dengan hasil pemeriksaan tim medis yang menyimpulkan kematian korban diduga murni disebabkan oleh komplikasi penyakit yang dideritanya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait