Sekda Jateng Pastikan Dukungan Pemprov terhadap Hak Siar Piala Dunia oleh TVRI

Selasa, 13 Januari 2026 | 12.55

Pemprov Jateng dan TVRI Jateng memperkuat sinergi strategis, membahas hak siar Piala Dunia serta dukungan penyelesaian aset hibah.

SEMARANG, puskapik.com – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menerima audiensi dari TVRI Jawa Tengah di Ruang Rapat Sekda, Selasa, 13 Januari 2026.

Audiensi tersebut dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan TVRI sebagai lembaga penyiaran publik.

Kepala TVRI Jawa Tengah, Sanny April Linda Damanik, menyampaikan, audiensi tersebut bertujuan mempererat kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan Pemprov Jateng.

“Tentu tujuan kami bersilaturahmi dan agar kerja sama yang sudah terjalin bisa semakin ditingkatkan,” ujar Sanny.

Dalam kesempatan itu, Sanny juga menyampaikan kabar penting bahwa TVRI memperoleh Hak Siar Piala Dunia. Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari misi Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat di seluruh Indonesia dapat menikmati ajang olahraga dunia tersebut melalui layar kaca TVRI.

“Ini adalah misi dari Bapak Presiden agar masyarakat bisa memanfaatkan layar kaca TVRI untuk menonton Piala Dunia. Rencananya launching serentak akan dilakukan pada 1 Februari,” jelasnya.

Selain membahas hak siar Piala Dunia, TVRI Jawa Tengah juga memohon dukungan Pemprov Jateng terkait proses pemecahan sertifikat tanah hibah yang saat ini ditempati TVRI di Jl. Pucang Gading Raya, Batursari, Mranggen, Kabupaten Demak.

“Kami berharap proses pecah sertifikat ini bisa segera direalisasikan, paling tidak di triwulan pertama tahun 2026,” tambah Sanny.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Jateng, Sumarno mewakil Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menyampaikan apresiasi atas kunjungan sekaligus mengucapkan selamat datang kepada Kepala TVRI Jawa Tengah yang baru.

Sumarno menegaskan bahwa TVRI memiliki peran penting sebagai media publik yang dekat dengan masyarakat dan menjadi penyeimbang di tengah derasnya arus informasi media sosial.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait