Tak Sekadar Literasi, Pelataran Sastra Kaliwungu Hadirkan Kebahagiaan untuk Anak Yatim

Pelataran Sastra Kaliwungu gelar Berbagi Cahaya Kata, dongeng dan santunan anak yatim, padukan literasi, doa, dan kebahagiaan Ramadan.
KENDAL, puskapik.com – Pelataran Sastra Kaliwungu kembali menggelar kegiatan literasi yang berbeda di bulan Ramadan. Melalui tajuk “Berbagi Cahaya Kata: Sastra, Doa, dan Kepedulian,” komunitas ini memadukan aktivitas sastra dengan aksi sosial berupa santunan anak yatim dan buka puasa bersama.
Kegiatan tersebut berlangsung di Madrasah Budaya, Kampung Pungkuran, Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, dengan menghadirkan 45 anak yatim, piatu, dan yatim piatu dari wilayah Kaliwungu, Brangsong, dan Kaliwungu Selatan.
Baca Juga: Cisem 2 Batang Diluncurkan, Siap Pasok Kebutuhan Gas Wilayah Barat
Berbagai rangkaian acara digelar untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi anak-anak. Mulai dari dongeng, pembacaan puisi, hingga interaksi literasi yang dikemas secara ramah anak.
Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah kegiatan mendongeng yang dibawakan oleh Syamsul Ulum. Dengan gaya komunikatif dan interaktif, ia menyampaikan cerita-cerita inspiratif yang mampu menghibur sekaligus memberikan pesan moral kepada anak-anak.
Baca Juga: Ribuan Warga Padati Masjid At Taqwa Sarirejo Kendal, Lazisnu Salurkan Ratusan Juta Zakat dan Sedekah
Presiden Pelataran Sastra Kaliwungu, Bahrul Ulum A. Malik, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pengembangan dari aktivitas komunitas yang selama ini berfokus pada literasi dan budaya.
“Biasanya hanya kegiatan sastra, literasi, dan budaya. Di bulan Ramadan ini kami ingin berbagi kebahagiaan bersama adik-adik sebagai bentuk rasa syukur kami,” ujarnya.
Kegiatan ini juga didukung oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kendal serta berkolaborasi dengan Yayasan Cinta Dhuafa Kendal, Madrasah Budaya, MI NU 04 Kumpulrejo, MI NU 19 Kutoharjo, dan MI NU 56 Krajankulon.
Apresiasi disampaikan oleh perwakilan BAZNAS Kendal, Moh. Anton, yang menilai kegiatan ini sebagai langkah positif dalam membangun karakter generasi muda melalui pendekatan literasi dan kepedulian sosial.


