Tiga Bulan Mengejar Target, Pembangunan Kampus UMKABA Kendal Dimulai

Pembangunan kampus UMKABA di Weleri Kendal dimulai setelah hibah Rp5 miliar cair. Meski progres fisik masih 0 persen, pembangunan ditargetkan rampung akhir Desember 2026.
KENDAL, puskapik.com – Pembangunan kampus Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) di Desa Ngasinan, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, mulai memasuki tahap pelaksanaan. Namun, pekerjaan fisik di lokasi masih tercatat 0 persen.
Kondisi tersebut diketahui saat tim gabungan melakukan pengecekan lokasi pembangunan pada Kamis (17/9/2026). Sebelumnya, dana hibah Pemerintah Kabupaten Kendal sebesar Rp5 miliar telah dicairkan pada 14 September 2026.
Dengan target seluruh pekerjaan pembangunan sekaligus administrasinya rampung sebelum akhir Desember 2026, pengelola pembangunan memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk mengejar pekerjaan.
Baca Juga: Pangan Lokal Kendal Disiapkan Tembus Pasar Lebih Luas
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, KH Ikhsan Intizam, mengatakan pencairan hibah tersebut menjadi awal pelaksanaan pembangunan kampus UMKABA.
“Alhamdulillah, hibah Rp5 miliar sudah cair pada 14 September. Selanjutnya akan kami realisasikan sesuai peruntukannya,” katanya.
Menurut Ikhsan, pihaknya akan mempercepat proses pembangunan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai batas waktu yang telah ditentukan.
Baca Juga: Mulai Oktober, Seragam ASN Kendal Berubah, Kamis Wajib Batik Khas Kendal
Tak hanya pembangunan fisik, penyelesaian administrasi dan laporan pertanggungjawaban (LPJ) juga menjadi perhatian. Hal itu dilakukan agar penggunaan dana hibah dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.
“Kami targetkan pembangunan dan seluruh administrasinya selesai sebelum akhir Desember, termasuk LPJ,” ujarnya.
Pembangunan kampus tersebut berada di kawasan Desa Ngasinan, Kecamatan Weleri, tidak jauh dari RSI Kendal. Kehadiran kampus baru ini diharapkan memperkuat sarana pendidikan tinggi Muhammadiyah di Kabupaten Kendal.
Ikhsan menyebut pembangunan kampus UMKABA menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan Muhammadiyah di Kendal. Ia bahkan menyebut pembangunan tersebut sebagai monumen amal soleh yang memiliki nilai historis bagi pengembangan pendidikan Muhammadiyah.
Pengecekan lapangan turut melibatkan Tim Auditor Inspektorat Kendal, Ardyan Iqbal Ratnandar Putra, Kabid Perumahan dan Permukiman Kendal Zia Hawari Hudaya, serta Sekretaris Kesbangpol Sugiarto. Sejumlah dosen UMKABA juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, mengingat dana hibah yang telah diterima harus dikelola secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kini, pekerjaan fisik yang masih berada di angka nol persen menjadi titik awal bagi pengelola untuk mengejar target penyelesaian sebelum tutup tahun.