Wajah Baru PKL Alun-Alun Kendal, 39 Tenda Seragam Resmi Digunakan

Selasa, 26 Mei 2026 | 15.06
Bupati bersama pedagang Alun-alun Kendal usai menyerahkan tanda baru untuk PKL berjualan. (edhot)
Bupati bersama pedagang Alun-alun Kendal usai menyerahkan tanda baru untuk PKL berjualan. (edhot)

Alun-Alun Kendal Makin Tertata, 39 PKL Terima Tenda Baru dari Pemkab, Bank Jateng, dan Baznas untuk Dukung UMKM dan Percantik Kawasan Kota.

KENDAL, puskapik.com – Kawasan Alun-Alun Kendal kini tampil lebih tertata setelah puluhan pedagang kaki lima (PKL) menerima bantuan tenda baru dari Pemerintah Kabupaten Kendal.

Sebanyak 39 unit tenda diserahkan kepada pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kaki Lima Bahurekso.

Peresmian penggunaan tenda baru dilakukan langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Bantuan tersebut berasal dari dukungan CSR Bank Jateng dan Baznas Kabupaten Kendal.

Baca Juga: Pemotor Tewas di Pantura Pucuksari Kendal, Kendaraan Misterius Kabur Usai Kecelakaan

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keberadaan UMKM dan PKL memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan nyata agar usaha kecil dapat berkembang.

“Ini bentuk dukungan pemerintah daerah untuk pemberdayaan UMKM. Kami menyadari pelaku usaha kecil merupakan penggerak ekonomi kerakyatan,” katanya.

Selain membantu aktivitas perdagangan, penataan tenda juga diarahkan untuk mempercantik kawasan pusat kota, khususnya area Alun-Alun Kendal yang menjadi ruang publik masyarakat.

Baca Juga: 5 Olahan Daging Kurban Selain Sate yang Wajib Dicoba Saat Idul Adha

Menurutnya, penataan yang rapi dan seragam akan menciptakan suasana lebih nyaman bagi pengunjung sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan kuliner di alun-alun.

“Harapannya kawasan ini menjadi lebih bersih, rapi, dan memiliki estetika yang baik,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kendal menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan tindak lanjut evaluasi terhadap kondisi tenda lama yang sebagian besar sudah rusak dan kurang layak digunakan.

Ia menyebut total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp127,5 juta untuk pengadaan 39 unit tenda baru.

“Alhamdulillah hari ini dilakukan pembaruan total tenda-tenda PKL di kawasan alun-alun dengan dukungan Baznas dan CSR Bank Jateng,” jelasnya.

Pihaknya juga menekankan pentingnya keberadaan asosiasi dan legalitas bagi PKL agar pemerintah lebih mudah melakukan pembinaan serta penataan kawasan perdagangan.

Menurutnya, keberadaan PKL yang tertib dan terorganisir akan mendukung terciptanya wajah kota yang lebih nyaman dan kondusif.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait