Wapres dan Gubernur Jateng Tinjau Tanah Gerak Jangli Semarang, Proses Relokasi Disiapkan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20.46
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengimbau warga terdampak tanah gerak di Jangli, Semarang, tidak kembali ke rumah untuk sementara.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengimbau warga terdampak tanah gerak di Jangli, Semarang, tidak kembali ke rumah untuk sementara.

Wapres dan Gubernur Jateng minta warga terdampak tanah gerak Jangli mengungsi sementara. Relokasi disiapkan, kebutuhan logistik dijamin pemerintah.

SEMARANG, puskapik.com — Wakil Presiden Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengimbau warga terdampak tanah gerak di Kampung Sekip RT 07 RW 01, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, agar sementara waktu tidak kembali ke rumah.

Hal itu disampaikan saat Gibran dan Luthfi lokasi tanah gerak di lokasi tersebut pada , Sabtu, 14 Februari 2026. Dalam kunjungan itu, juga dilakukan dengan dialog dengan sejumlah warga setempat, sekaligus menyampaikan pesan yang menenangkan masyarakat terdampak.

Luthfi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah koordinasi dengan Wali Kota, Camat, dan Lurah Jangli untuk relokasi sebagian warga, khususnya yang terdampak tanah gerak. Saat ini tempat relokasi masih dikoordinasikan oleh Pemkot Semarang.

Baca Juga: Perayaan Imlek di Sam Poo Kong Dorong Pariwisata Jateng

"Semua kebutuhan pokok akan dipenuhi. Sementara ini mboten usah tinggal wonten omah sing lemahe gerak (sementara ini tidak usah tinggal dirumah yang tanahnya gerak). Lebih baik menyelamatkan diri kita dan keluarga kita, sambil nanti dikasih tempat yang sudah ditunjuk oleh Camat dan Lurah," katanya kepada masyarakat setempat.

Luthfi menegaskan, seluruh biaya relokasi akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang. Di samping itu, Wakil Presiden juga sudah mengerahkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk ikut memberikan bantuan.

"Sedaya ngopeni njenengan (semua melayani anda sekalian). Hari ini Wapres turun tangan jenguk bapak-ibu sekalian untuk memastikan mboten enten napa-napa (tidak terjadi apa-apa)," ujarnya.

Setali tiga uang, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa keselamatan warga menjadi nomor satu. Untuk itu ia meminta agar warga terdampak tidak bolak-balik ke rumah yang lama. Sebab, tidak ada yang tahu sampai mana tanah gerak tersebut meluas.

"Pokoknya keselamatan nomor satu, hati-hati di sini banyak anak-anak dan lansia. Minggu lalu saya ke Tegal, situasinya juga cukup parah seperti ini. Kami kondisikan untuk mengungsi. Kalau kondisi seperti ini sangat berbahaya sekali. Penting di sini tidak ada korban," ujarnya.

Warga Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Subiyanti (44), berharap dengan kedatangan Wakil Presiden dan Gubernur Jawa Tengah dapat memberikan bantuan dan solusi yang cepat. Apalagi kebanyakan warga yang menjadi korban sudah tinggal di kampung tersebut puluhan tahun.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait