Warga Berjibaku Padamkan Api, Dua Rumah di Nolokerto Kaliwungu Kendal Terdampak Kebakaran

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14.36
Lokasi kebakaran di Dusun Kwayuhan Nolokerto Kaliwungu. (edhot)
Lokasi kebakaran di Dusun Kwayuhan Nolokerto Kaliwungu. (edhot)

Kebakaran melanda Dukuh Kewayuhan, Kendal, Rabu pagi. Api membakar kandang merpati dan merembet ke dua rumah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

KENDAL, puskapik.com – Kepanikan menyelimuti warga Dukuh Kewayuhan, Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Rabu (12/8/2026) pagi.

Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba membuat warga berhamburan keluar rumah dan bergotong royong memadamkan api agar tidak menjalar ke permukiman yang lebih luas.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Api pertama kali diketahui oleh Muhamad Denis Syahreza yang saat itu sedang berada di dalam kamar rumahnya.

Baca Juga: Viral! Fortuner Pakai Strobo di Tugu Muda, Satlantas Kendal Datangi Pemilik Kendaraan

Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho menjelaskan, saksi awalnya mendengar suara letupan disusul bau asap. Setelah keluar mencari sumbernya, ia melihat kobaran api telah membakar kandang burung merpati di rumah tetangganya.

"Api pertama kali terlihat dari area kandang burung merpati, kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan rumah yang berada di sampingnya," kata AKP Nindya.

Saksi sempat berusaha memadamkan api menggunakan air. Namun, karena api semakin membesar, ia meminta bantuan warga sekitar.

Baca Juga: Sisir Wilayah Rawan Karhutla, Polres Pekalongan Gelar Patroli Gabungan

Mendengar teriakan minta tolong, warga langsung berdatangan membawa ember dan peralatan seadanya untuk membantu memadamkan api. Di saat bersamaan, petugas pemadam kebakaran juga dihubungi untuk melakukan penanganan.

Kobaran api kemudian merembet hingga membakar bagian rumah milik Makruf bin Nasukan (39), warga RT 02/RW 03 Dukuh Kewayuhan. Bangunan lain yang berada berdekatan juga ikut terdampak akibat cepatnya penyebaran api.

Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan bersama warga berhasil menjinakkan api sebelum merembet ke rumah-rumah lain di lingkungan tersebut.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, dua rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran," jelas Kapolsek.

Hingga kini, kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, proses pendataan kerugian material juga masih dilakukan.

AKP Nindya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman yang padat. Menurutnya, deteksi dini dan laporan cepat kepada petugas menjadi faktor penting untuk mencegah api meluas.

"Kami mengajak masyarakat lebih peduli terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing. Apabila melihat adanya asap atau kobaran api, segera laporkan agar dapat segera ditangani," pungkasnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait