Hati-hati, 5 Kebiasaan Ini Penyebab Komponen Mobil Cepat Rusak

Jumat, 12 Juni 2026 | 16.06 WIB
foto perawatan mobil
foto perawatan mobil

Merawat kendaraan ternyata bukan cuma soal rajin ganti oli ke bengkel, tapi juga tentang cara kita memperlakukan kendaraan setiap hari dengan baik dan rutin

TEGAL, puskapik.com - Memiliki mobil yang prima tentu menjadi impian setiap pemilik kendaraan.

Namun, banyak yang tidak sadar bahwa kebiasaan kecil sehari-hari saat berkendara justru bisa memperpendek umur komponen mobil.

Merawat kendaraan ternyata bukan cuma soal rajin ganti oli ke bengkel, tapi juga tentang cara kita memperlakukan kendaraan setiap hari.

Baca Juga: Dugaan Maladministrasi Jual Beli Tanah Waris, Pemdes Widodaren Pemalang Dilaporkan ke Ombudsman RI

Berdasarkan data, ada beberapa kesalahan fatal yang paling sering dilakukan pemilik mobil hingga memicu biaya perbaikan yang membengkak. Apa saja?

1. Langsung Gaspol Saat Mesin Baru Dinyalakan

Banyak pengendara yang terburu-buru langsung memacu kendaraannya sesaat setelah mesin hidup. Padahal, oli mesin membutuhkan waktu beberapa detik untuk bersirkulasi secara merata ke seluruh celah komponen.

Tips: Berikan waktu sekitar 30 detik hingga 1 menit agar temperatur mesin stabil dan pelumasan bekerja sempurna sebelum mobil mulai berjalan.

2. Malas Membersihkan Filter Udara

Filter udara yang kotor sering kali dibiarkan karena posisinya yang tersembunyi. Padahal, jika pasokan udara ke ruang bakar terhambat, mesin akan bekerja lebih keras. Efek dominonya adalah konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros dan performa mobil terasa loyo.

3. Mengabaikan Tekanan Angin Ban

Menunggu ban sampai benar-benar kempis baru diisi angin adalah kesalahan besar. Tekanan angin yang kurang akan membuat tapak ban bergesekan lebih berat dengan aspal. Akibatnya, mesin butuh tenaga ekstra untuk melaju, ban cepat botak tidak merata, dan risiko pecah ban di jalan tol meningkat.

4. Menaruh Kaki di Pedal Kopling (Khusus Mobil Manual)

Bagi pengguna mobil manual, kebiasaan menaruh kaki secara menggantung di atas pedal kopling saat mobil berjalan sangat berbahaya bagi kantong. Tekanan sekecil apa pun pada pedal bisa membuat kopling slip tipis, yang mempercepat ausnya kampas kopling.

5. Menunda Cuci Mobil Setelah Terkena Hujan

Air hujan mengandung zat asam yang cukup tinggi, ditambah lagi dengan cipratan lumpur jalanan. Jika dibiarkan mengering begitu saja di bodi dan area kolong mobil, zat tersebut akan memicu timbulnya karat dan merusak lapisan cat (klir) mobil.

Baca Juga: Raih WTP, Pemkab Pemalang Perkuat Tata Kelola Keuangan

Mau servis mobil tapi malas keluar rumah? Bengkel Mobil MKS solusinya! Kami melayani Home Service (jemput-antar) langsung ke tempat Anda. Praktis, tepercaya, dan bikin mobil kembali prima tanpa ribet! Hubungi kami di 0813-2505-2919 atau kunjungi kami di Jalan Sugriwa No. 20, Slerok, Tegal Timur.