Bantuan Seragam Sekolah Gratis Janji Bupati Pemalang Molor

Selasa, 19 Agustus 2025 | 23.48
Bantuan Seragam Sekolah Gratis Janji Bupati Pemalang Molor

PUSKAPIK.COM, Pemalang - Bantuan seragam sekolah gratis untuk siswa-siswi miskin yang jadi program Pemerintah Kabupaten Pemalang tak kunjung terealisasi. Padahal, kegiatan belajar mengajar sudah dimul...

PUSKAPIK.COM, Pemalang - Bantuan seragam sekolah gratis untuk siswa-siswi miskin yang jadi program Pemerintah Kabupaten Pemalang tak kunjung terealisasi. Padahal, kegiatan belajar mengajar sudah dimulai sejak Juni lalu. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, mengakui program bantuan seragam sekolah gratis yang digagasnya itu mengalami keterlambatan. Anom berdalih penyebab keterlambatan realisasi program tersebut ialah ukuran seragam. Menurutnya pemerintah musti memastikan agar ukuran seragam sekolah yang dibagikan kepada siswa-siswi kurang mampu itu benar-benar sesuai. "Itu nanti di Dindikbud sama Dinsos, justru kalau nanti dipasang kemarin-kemarin ukurannya pada nggak sesuai, antara data sama ukuran anak ini kan harus sesuai." kata Anom belum lama ini. Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pemalang, Ismun Hadiyo, mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan ukuran bantuan seragam sekolah gratis dan mulai masuk tahap produksi. "Kemarin untuk pendataan sudah masuk itu ranahnya pembinaan Dikdas, saya sudah crosscheck ke beliau, ini masih pekerjaan berlangsung," kata Ismun Hadiyo. Ismun memperkirakan bantuan seragam sekolah gratis untuk siswa miskin tersebut bisa dibagikan bulan depan. Maka selama menunggu seragam gratis siap dibagikan, calon penerima boleh memakai seragam sekolah jenjang sebelumnya. "Iya, boleh pakai seragam yang sebelumnya, masih ditolerir sampai seragam (gratis itu jadi). Mohon doanya agar nanti September bisa dilaunching (dibagikan)." imbuhnya. Diketahui, dalam program bantuan seragam sekolah gratis ini Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dindikbud bakal menggelontorkan anggaran hingga miliaran rupiah untuk pengadaan ribuan stel seragam sekolah. Adapun nantinya siswa-siswi kategori miskin penerima bantuan seragam gratis tersebut disesuaikan dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). "PAUD Rp 750 juta, untuk TK Negeri dan 30 lembaga PAUD di 13 desa miskin ekstrem. Jenjang SD Rp 1,9 miliar itu satu setel merah-putih dan pramuka lengkap. SMP Rp 2,7 miliar untuk negeri dan swasta, lengkap dengan sepatunya." kata Ismun. Pihaknya menyebut, bagi jenjang SD sendiri bantuan seragam gratis yang disiapkan mencapai 5.800 stel (set) untuk 2990 siswa. Sementara untuk jenjang SMP seragam gratis yang disiapkan sejumlah 12.392 stel untuk 6.196 siswa. **

Artikel Terkait