Maulid Nabi dan Hari Jadi ke-404, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman Minta Doa untuk Pembangunan

Dalam Maulid Nabi dan Hari Jadi ke-404, Plt Bupati Pekalongan Sukirman meminta doa untuk pembangunan, terutama perbaikan infrastruktur dan UMKM.
PEKALONGAN, puskapik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus rangkaian Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan di halaman depan Pendopo Bupati Pekalongan, Selasa (26/8/2026) malam.
Kegiatan berlangsung khidmat dan semarak dengan menghadirkan penceramah kondang dari Jakarta, Dr. M. Subki Al-Buqhury, S.Sos., M.Ag., serta Prof. Dr. K.H. Sam'ani Sya'roni, M.A., dosen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Hadir pula Gus Ahmad Mujtaba, pimpinan Hadroh Babul Musthofa Pekalongan yang turut mengiringi acara dengan lantunan sholawat.
Sejumlah unsur Forkopimda dan pejabat Pemkab Pekalongan turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir, Sekda Dr. H. Yulian Akbar, serta Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Galuh Kirana.
Baca Juga: Kebakaran Gudang Bank Sampah di Karanganyar Berhasil Dipadamkan
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman menyampaikan rasa syukur karena peringatan Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan dapat dilaksanakan bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Malam hari ini terasa istimewa, terasa penuh berkah, karena peringatan Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga kita selalu mendapatkan keberkahan dan syafaat dari beliau,” ujarnya.
Sukirman juga mengapresiasi peran para kiai dan ulama yang selama ini memberikan doa serta bimbingan kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, doa dan selawat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Baca Juga: Angin Puting Beliung Rusak Bagian Belakang Rumah Warga di Kajen
“Tanpa doa-doa para kiai, tanpa selawatan seperti pada malam hari ini, di tengah situasi yang serba tidak menentu, tantangan itu tidak bisa kita lewati kecuali dengan doa, lantunan sholawat, kerja keras, serta persatuan dan kesatuan kita,” katanya.
Terkait pembangunan daerah, Sukirman menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pekalongan telah berada di posisi 15 besar di Jawa Tengah. Namun, ia mengakui masih terdapat pekerjaan rumah, terutama di bidang infrastruktur.
“Di tahun 2027, kita akan fokus kepada persoalan infrastruktur yaitu ruas-ruas jalan kita yang memang masih rusak, masih banyak kendala. Akan kita fokuskan bahwa tahun 2027 menjadi tahun infrastruktur bagi Pemerintah Kabupaten Pekalongan,” tegasnya.
Baca Juga: Jelang Pembukaan GBF 2026, Sejumlah Wahana Permainan Mulai Berdiri di Lapangan Asri Bumiayu
Selain infrastruktur, Pemkab Pekalongan juga akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan UKM dan UMKM melalui revitalisasi dan retribusi. “Setelah Pekan Raya Kajen ini selesai, kita akan mulai berbenah terkait UKM-UMKM yang ada diKedungwuni, juga di Kajen ini akan kembali kita revitalisasi. Kembali kita tata agar tertib aturan mainnya. Lalu kemudian sewanya, juga sewa yang resmi yang masuk negara,” tegasnya.
“Tidak boleh lagi ada sewa yang ngawur dan masuk hanya kepada pihak-pihak tertentu. Kita sudah bikin aturan, sudah bikin tim Satgas yang terus akan kita genjot supaya pendapatan asli daerah dan pertumbuhan UKM-UMKM yang kita miliki ini bertumbuh dengan pesat,” lanjutnya.
Sukirman berharap seluruh rencana pembangunan tersebut mendapat dukungan dan doa dari para ulama serta masyarakat Kabupaten Pekalongan, “Kami mohon doa restu, mohon berkah doa agar yang kita rencanakan bisa terwujud, bisa terealisasi dengan baik,” pungkasnya.**


