Penumpang KA Pekalongan Naik 36,26 Persen Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

Penumpang kereta di wilayah Pekalongan naik 36,26 persen saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus, capai 7.264 orang, didominasi arus kedatangan.
PEKALONGAN, puskapik.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat sebanyak 7.264 penumpang telah dilayani di wilayah Pekalongan selama periode 13–14 Mei 2026, bertepatan dengan awal long weekend libur Kenaikan Yesus Kristus.
Angka tersebut menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi kereta api di wilayah Pantura, khususnya Pekalongan dan sekitarnya.
Pada Rabu, 13 Mei 2026 tercatat sebanyak 4.073 penumpang, terdiri dari 2.207 penumpang naik dan 1.866 penumpang turun.
Baca Juga: Pengendara Motor Tewas di Jalur Pantura Tanjung Brebes
Sementara pada Kamis, 14 Mei 2026 atau hari pertama long weekend, jumlah penumpang tercatat sebanyak 3.191 orang, dengan rincian 1.228 penumpang naik dan 1.963 penumpang turun. Data tersebut merupakan pantauan sementara hingga pukul 09.00 WIB dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga malam hari.
Jika dibandingkan dengan periode weekday pada 6–7 Mei 2026, jumlah penumpang di wilayah Pekalongan mengalami peningkatan signifikan.
Baca Juga: Sampah Tak Lagi Kotor, 10 Tahun Bank Sampah Mawar Biru Ubah Mindset Warga Tegal
Pada 6 Mei 2026 tercatat sebanyak 2.556 penumpang, sedangkan pada 7 Mei 2026 sebanyak 2.775 penumpang, sehingga total volume penumpang selama dua hari weekday mencapai 5.331 penumpang.
Sementara itu, pada periode long weekend 13–14 Mei 2026 total penumpang mencapai 7.264 orang atau meningkat sebesar 36,26 persen dibandingkan periode weekday sebelumnya.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa pada awal periode libur panjang, arus kedatangan penumpang di wilayah Pekalongan terpantau lebih tinggi dibandingkan keberangkatan.
Baca Juga: Terima Kunjungan Resmi Dubes Palestina, Bupati Tegal Pererat Diplomasi dan Kemanusiaan
“Hal ini menunjukkan mulai meningkatnya pergerakan masyarakat menuju wilayah Pekalongan dan sekitarnya, baik untuk berlibur maupun keperluan lainnya selama long weekend,” ujar Luqman.
Untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan 33 perjalanan kereta api reguler per hari dengan total kapasitas 16.984 tempat duduk. Selain itu, KAI juga menambah 1 perjalanan KA tambahan, yakni KA Kaligung Fakultatif relasi Semarang Poncol–Tegal (PP) dengan kapasitas 650 tempat duduk per hari.
Langkah tersebut dilakukan guna memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat sekaligus mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode libur panjang.
Adapun sejumlah kota tujuan favorit pelanggan dari wilayah Pekalongan pada periode ini antara lain:
1. Jakarta dan sekitarnya (Gambir, Pasar Senen, Bekasi)
2. Kota-kota besar di Jawa Tengah (Semarang, Solo, Purwokerto)
3. Jawa Timur (Surabaya)
Sementara itu, beberapa kereta api yang menjadi pilihan utama masyarakat meliputi:
1. Kaligung
2. Airlangga
3. Joglosemarkerto
4. Argo Merbabu
5. Menoreh
6. Argo Sindoro
Selain itu, KAI juga melakukan optimalisasi kapasitas angkut melalui penambahan rangkaian pada sejumlah perjalanan dengan tingkat okupansi tinggi.
“Kami terus memastikan kesiapan operasional, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun pelayanan, agar perjalanan kereta api selama long weekend dapat berjalan aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” tambah Luqman.
KAI mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi, serta memperhatikan jadwal keberangkatan agar perjalanan berlangsung lancar dan nyaman.
Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal perjalanan dan ketersediaan tiket, masyarakat dapat mengakses aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, maupun Contact Center KAI 121.
Artikel Terkait

Identitas Mayat Terborgol di Kendal Terungkap, Diduga Tewas Dihantam Benda Tumpul

Dua Pekerja Tewas Tertimbun Longsor Saat Gali Pondasi Rumah di Watukumpul Pemalang

Dari Kendal ke Pasar Global, Godrej Siapkan Ekspansi Produksi Hampir Rp500 Miliar
