Rumah Terbakar di Pekealongan Saat Ditinggal Penyembelihan Kurban, Kerugian Capai Rp. 196 Juta

Kamis, 28 Mei 2026 | 11.45
puskapik

Rumah warga di Pekalongan ludes terbakar saat ditinggal penyembelihan kurban Iduladha. Diduga korsleting listrik, kerugian mencapai Rp196 juta.

PEKALONGAN, puskapik.com – Sebuah rumah milik warga di Desa Sidomukti, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ludes terbakar pada Rabu (27/5/2026) pagi.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemilik mengikuti kegiatan penyembelihan hewan kurban Idul Adha.

Kapolsek Karanganyar Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran, pagi itu. Rumah yang terbakar diketahui milik Basri (65).

Baca Juga: Moment Idul Adha FIFGROUP Cabang Kota Pemalang II Berbagi Hewan Kurban

“Dari hasil olah TKP, titik awal kebakaran diduga berasal dari ruang tamu, tepatnya di area kulkas dan stop kontak gantung di dekat pintu dapur. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 07.00 wib setelah korban bersama keluarga dan warga pergi melaksanakan gotong royong penyembelihan serta distribusi daging kurban. Rumah dalam kondisi kosong.

Sekitar pukul 07.30 wib, korban pulang untuk mengambil peralatan penyembelihan. Namun sesampainya di rumah, korban melihat kepulan asap disertai api yang sudah membakar bagian rumah.

Baca Juga: Jadi Ajang Swafoto, Perhutani KPH Balapulang Tegal Perketat Pengawasan di Rel KA Kawasan Hutan

Korban kemudian berteriak meminta pertolongan warga. Warga bersama saksi berupaya menyelamatkan barang-barang berharga sambil menghubungi Polsek Karanganyar, petugas pemadam kebakaran, dan PLN.

“Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian, namun kondisi rumah sudah terbakar total. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut,” jelasnya.

Bangunan rumah berukuran 6 x 10 meter dengan rangka atap kayu sengon dan genteng itu hangus 100 persen. Sejumlah barang elektronik, lemari pakaian, hingga kendaraan ikut terdampak kebakaran.

Selain itu, korban mengaku uang tunai sebesar Rp. 96 juta hasil penjualan sapi kurban yang disimpan di dalam lemari juga ikut terbakar. Dokumen kendaraan berupa BPKB dan STNK sepeda motor turut hangus dilalap api.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material mencapai sekitar Rp. 196 juta.

Polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran. **

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait