Baru Dilantik, Dirut PDAM Pemalang Langsung Dapat Seabrek PR dari Bupati

Jumat, 24 Juli 2026 | 19.10
puskapik

Dirut baru PDAM Tirta Mulia Pemalang diminta Bupati Anom membenahi laba, dividen, sambungan rumah, dan pelayanan air. Target tak tercapai bisa berujung pemberhentian.

PEMALANG, puskapik.com – Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang yang baru dilantik, Budi Harsudiono Seto Aji, langsung dihadapkan seabrek 'PR' oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Budi diminta membenahi berbagai persoalan, mulai dari target laba yang belum tercapai, realisasi dividen, penambahan sambungan rumah, hingga keluhan masyarakat terkait air yang sering mati.

Hal itu disampaikan Bupati Anom Widiyantoro saat melantik Budi Harsudiono Seto Aji di Aula Sasana Bakti Praja, Kompleks Pendopo Kabupaten Pemalang, Jumat 24 Juli 2026.

Baca Juga: Pengurus DPC PKB Kabupaten Tegal Dilantik, Ini Susunan Pengurusnya

Anom Widiyantoro mengungkapkan, target laba Perumda Air Minum Tirta Mulia tahun 2025 belum berhasil dipenuhi. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa.

"Saya meminta Direksi untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perusahaan, karena setiap target yang telah ditetapkan harus menjadi kewajiban yang wajib diwujudkan," tegasnya.

Selain target laba, Bupati Anom Widiyantoro juga menyoroti capaian dividen perusahaan.

Baca Juga: Tanah Bergerak di Cilibur Brebes Kian Meluas, BPBD Catat 118 Rumah Terdampak

Ia menegaskan, dividen bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, melainkan bentuk tanggung jawab perusahaan kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang sebagai pemilik modal sekaligus kepada masyarakat sebagai penerima layanan.

Karena itu, bupati meminta direksi yang baru tidak lagi menjadikan berbagai kendala sebagai alasan tidak tercapainya target perusahaan.

Lebih lanjut, Anom Widiyantoro menyoroti pencapaian penambahan Sambungan Rumah (SR) yang belum memenuhi target pada Semester I Tahun 2026. Dari target penambahan sebanyak 1.510 SR, realisasinya baru mencapai 1.207 SR.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan perlunya langkah-langkah strategis agar perluasan layanan air minum kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Bupati kembali mengingatkan Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang telah menandatangani Pakta Integritas dan Kontrak Kinerja sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan amanah memimpin perusahaan.

Oleh sebab itu, seluruh target yang telah ditetapkan harus dijadikan pedoman utama dalam mengelola perusahaan dengan mengedepankan kerja keras, inovasi, profesionalitas, serta orientasi pada pencapaian target.

"Saya ingin menyampaikan dengan jelas, Pemerintah Kabupaten Pemalang membutuhkan Direksi yang mampu bekerja, mampu mengambil keputusan, dan mampu membawa perubahan," ujar Anom Widiyantoro.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait