Geledah Sejumlah Tempat di Pemalang, Ini yang Dicari KPK

Kamis, 8 Oktober 2026 | 13.52 WIB
 Ilustrasi penggeledahan : Tim Penyidik KPK hendak menggeledah ruang Kabag Umum Setda Pemalang, Jumat 31 Juli 2026/ARSIP/PUSKAPIK
Ilustrasi penggeledahan : Tim Penyidik KPK hendak menggeledah ruang Kabag Umum Setda Pemalang, Jumat 31 Juli 2026/ARSIP/PUSKAPIK

KPK kembali geruduk Pemalang geledah sejumlah kantor dan rumah pejabat terkait kasus korupsi pemerasan yang menjerat Bupati non-aktif Anom Widiyantoro.

PEMALANG, puskapik.com – Penyidikan kasus dugaan korupsi pemerasan yang menjerat Bupati Pemalang non-aktif, Anom Widiyantoro, terus bergulir. Belakangan, penyidik KPK kembali turun ke Pemalang.

Saat dikonfirmasi puskapik.com, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan, beberapa hari ini tim penyidik KPK kembali turun ke Kabupaten Pemalang untuk melakukan serangkaian penggeledahan.

Penggeledahan tersebut masih terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pemerasan yang telah menjerat empat tersangka, termasuk Bupati Pemalang non-aktif, Anom Widiyantoro.

Baca Juga: Fraksi PKB DPRD Pemalang Dorong Evaluasi Sistem Perlindungan Anak di Sekolah

"masih terkait penyidikan pokok perkara dimaksud," ungkap Budi Prasetyo via pesan seluler, Kamis 8 Oktober 2026 siang.

Penyidik KPK melakukan penggeledahan untuk melengkapi alat bukti yang dibutuhkan untuk nantinya bisa segera dilanjutkan ke tahap penuntutan. "Betul, (untuk penguatan alat bukti)." ujar Budi.

Diberitakan sebelumnya, KPK kembali melakukan serangkaian penggeledahan di Kabupaten Pemalang terkait dugaan korupsi pemerasan yang menyeret Bupati Pemalang Non-aktif, Anom Widiyantoro.

Baca Juga: Turun ke Pemalang, DPR RI Ahmad Doli Kurnia Gali Fakta Kasus Perundungan

Informasi yang dihimpun puskapik.com, Rabu 7 Oktober 2026 pagi, lembaga anti rasuah itu menggeledah ruang Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Pemalang.

KPK juga menggeledah Asisten II Setda Pemalang, Endro Johan Kusuma di Jalan Sonokeling, Kelurahan Pelutan serta rumah Resqi Meiriasari Sugiharti, ASN Dinas Pertanian Pemalang di Mulyoharjo.

Penggeledahan pun dilakukan di salah satu rumah di Jalan Krakatau, Kelurahan Wanarejan Selatan yang disinyalir kediaman kerabat Bupati Pemalang non-aktif, Anom Widiyantoro.

Seperti diketahui, Bupati Pemalang non-aktif Anom Widiyantoro ditetapkan sebagai tersangka korupsi pemerasan oleh KPK setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta, Selasa 28 Juli 2026.

KPK menahan dan menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang itu.

Keempatnya adalah Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Mohamad Haris / Gus Haris (GHA) orang kepercayaan Bupati, staf administrasi KPK Setya Budi Dias Oktavianto (DIS), dan Lilik Budi yang merupakan ayah dari DIS.

Artikel Terkait