Hari Pramuka ke-65, Plt Bupati Pemalang Dorong Generasi Muda Terampil dan Mandiri

Pemkab Pemalang memperingati Hari Pramuka ke-65 dengan mendorong generasi muda menjadi lebih terampil, produktif, berkarakter, dan mandiri.
PEMALANG, puskapik.com – Gerakan Pramuka di Kabupaten Pemalang didorong terus berperan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, terampil, produktif dan mandiri. Hal itu menjadi salah satu pesan dalam peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Pemalang Tahun 2026.
Pesan tersebut disampaikan Plt Bupati yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Pemalang, Nurkholes, saat memimpin upacara Hari Pramuka ke-65 di Alun-alun Pemalang, Senin 31 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Nurkholes menyampaikan sambutan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komisaris Jenderal Polisi (Purnawirawan) Budi Waseso. Menurutnya perjalanan Gerakan Pramuka selama 65 tahun telah diwarnai berbagai bentuk pengabdian, karya, keteladanan dan dedikasi.
Baca Juga: Dinilai Membahayakan, Warga Minta Sisa Bangunan Gedung Hogwan Bumiayu Dibongkar
"Selamat memperingati Hari Pramuka ke-65 tahun 2026. Satu Pramuka untuk satu Indonesia. Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia," demikian pesan dalam sambutan tersebut.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke-12 Tahun 2026 mengangkat tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan". Tema tersebut menjadi bagian dari komitmen Gerakan Pramuka untuk ikut mendukung swasembada pangan, energi dan air sekaligus memperkuat ketahanan serta kemandirian nasional.
Melalui kegiatan kepramukaan, generasi muda diarahkan untuk membangun budaya produktif dan memiliki kepedulian terhadap sektor pertanian, peternakan, perikanan hingga perkebunan. Anggota Pramuka juga didorong peduli terhadap lingkungan, mampu memanfaatkan teknologi tepat guna dan mulai mengenal semangat kewirausahaan sejak usia dini.
Baca Juga: PPP Kabupaten Tegal Panaskan Mesin Politik Jelang Pemilu 2029
Pendidikan kepramukaan juga tidak hanya menekankan metode belajar melalui praktik atau learning by doing. Konsep tersebut terus dikembangkan menjadi learning, creating, and solving, yakni belajar, menciptakan sesuatu dan menyelesaikan persoalan nyata.
Dengan pendekatan tersebut, Gerakan Pramuka diharapkan turut menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 yang memiliki karakter kuat, keterampilan, kemandirian, produktivitas, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta semangat mengabdi kepada bangsa dan negara.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Pemalang, Sukarso, memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dijalankan Kwarcab Pramuka Pemalang sepanjang 2026.
Baca Juga: 10 Mahasiswa FKIP UPS Tegal Magang Internasional ke Jepang
Salah satunya pengarahan Satgas Pramuka Peduli untuk membantu penanganan korban banjir bandang di Kecamatan Pulosari dan Moga serta korban banjir rob di Kecamatan Ulujami pada Januari 2026.
Kegiatan kemanusiaan berlanjut pada Februari 2026. Kwarcab Pemalang mengirimkan anggota Ubaloka, Mohammad Irfan, untuk membantu pemulihan pascabencana di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, bersama Tim Pramuka Peduli Kwartir Daerah Jawa Tengah.
Pada Maret 2026, Kwarcab Pemalang juga menggelar Aksi Pramuka Peduli Karya Bakti Lebaran. Para anggota membantu pelayanan di sejumlah Pos PAM dan Pos Polisi, seperti di kawasan Alun-alun Pemalang, Exit Tol Gandulan, Stasiun Kereta Api Pemalang serta sejumlah Kwartir Ranting di Kabupaten Pemalang.
Selain kegiatan sosial, Kwarcab Pemalang juga aktif dalam berbagai agenda pembinaan dan kompetisi kepramukaan. Di antaranya Pesta Siaga tingkat Kwarcab dan pengiriman kontingen Pesta Siaga tingkat Kwarda pada 16–17 Mei 2026 di Puskepram Candrabirawa Karanggeneng, Kota Semarang.
Baca Juga: RSUD dr Soeselo Slawi Tampung Aspirasi Masyarakat, Upayakan Pelayanan Bagi Pasien Kanker
Kwarcab Pemalang selanjutnya mengirimkan kontingen Lomba Pramuka Garuda Berprestasi tingkat Kwartir Jawa Tengah pada Juni 2026. Kontingen Pemalang juga mengikuti Jambore Nasional ke-12 Tahun 2026 yang berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.
Dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65, turut diberikan trofi dan piagam kepada para pemenang Lomba Perkemahan Kwartir Ranting.
Kwarran Pulosari keluar sebagai juara pertama dengan nilai 3.050. Posisi kedua ditempati Kwarran Taman dengan nilai 3.010, sedangkan juara ketiga diraih Kwarran Bodeh dengan nilai 2.895.
Kwarran Pulosari sekaligus ditetapkan sebagai juara umum dalam perlombaan tersebut. Penyerahan trofi dan piagam dilakukan oleh Plt Bupati Pemalang Nurkholes bersama Dandim 0711/Pemalang, Kajari Pemalang dan perwakilan Forkopimda.
Pada kesempatan yang sama, Nurkholes juga menyerahkan tanda penghargaan kepada sejumlah anggota dan pembina Pramuka. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi serta pengabdian mereka dalam Gerakan Pramuka.**